Sabtu, 31 Jan 2026 - 12:58 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Art

Seniman ‘Pelukis Puisi’ Anne Tulay Meriahkan Payakumbuh Poetry Festival 2023

Ramadhani
Minggu, 1 Okt 2023 | 16:17 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PAYAKUMBUH,KLIKPOSITIF – Puisi dapat hadir lebih kuat jika dikombinasikan dengan seni visual. Demikianlah kira-kira pandangan Anne Tulay soal Puisi Visual.

Penyair perempuan asal Filipina ini memang dikenal karna karya Puisi Visualnya. Pada 2020 lalu, ia meraih grand prize dalam ajang Puisi Visual YelcastVisual Poetry National Art Competition di Filipina.

Saat itu ia membuat Puisi Visual berjudul “Kalayaan Mula Sa Epidemya” atau “Bebas dari Pandemi”. Karya ini merupakan penggabungan antara puisi dan seni visual. Penggabungan antara dua bentuk seni itu menurutnya akan menghasilkan efek yang kuat.

“Saya melukis puisi di atas kanvas,” tulisnya dalam makalah yang bakal disampaikannya di diskusi bertajuk ‘Puisi Berpilin Tiga’ di PPF 2023 nanti, tepatnya pada Jumat, 6 Oktober 2023,di Agamjua Art and Culture Caffe, Payakumbuh.

Karya-karya Puisi Visualnya mengadopsi beragam gaya, dari realisme, impresionisme, hingga abstraksionisme.

Baru-baru ini, perempuan lulusan Fakultas Seni Rupa Universitas Filipina itu baru saja selesai menampilkan karya-karya Puisi Visualnya dalam pameran bertajuk “Likha’t Tula” di Agustus 2023 lalu.

Dalam diskusi ‘Puisi Berpilih Tiga’, Anne akan ditemani oleh Rossanee Nurfarida dari Thailand dan Ng Yi-Sheng dari Singapura. Mereka berdua juga dikenal karena upaya-upaya menggabungkan puisi dengan seni visual.

Mereka bertiga berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang puisi video, pertunjukan puisi, puisi visual, seperti dikutip dari akun Instagram resmi PPF 2023 @payakumbuh.poetryfest.

Perkembangan terkini dunia kesusastraan Asia Tenggara, khususnya puisi, memang menjadi salah satu topik yang diperhatikan oleh PPF.  Pada tahun sebelumnya, PPF juga mengundang sastrawan Asia Tenggara.  Mereka adalah Dr. Michael M.Coroza, dari Philipina; Nik Abdul Rakib Bin Nik Hassan Thailand; serta penyair Ali Bao dari Vietnam. 

Cara Baru Pahami Puisi

Di samping itu, di PPF 2023 juga akan hadir pianis dan komponis Ananda Sukarlan serta sutradara dan penulis skenario Salman Aristo. Keduanya banyak membuat karya berdasarkan teks-teks sastra, dan akan hadir di PPF 2023 nanti untuk berbagi pengalaman terkait proses ‘alih wahana’ yang mereka lakoni.

Seperti dikatakan Iyut Fitra, kurator PPF 2023,  Pada tahun 2023 ini PPF mengusung tema “Puisi Tumbuh, Bentuk Berganti”.

“Tema ini diangkat untuk mengakomodir perkembangan penulisan sastra hari ini (puisi tumbuh) sekaligus kerja kreatif yang dilakukan seniman lintas disiplin dalam melakukan transformasi dari sastra ke medium seni lain (bentuk berganti),” jelasnya.

Dengan menghadirkan seniman lintas disiplin yang jadikan puisi, sebagai bahan dasar penciptaan karya, lanjut Iyut, kita tak hanya merayakan puisi tetapi juga seni lain yang turut memperluaskan cara kita dalam memperlakukan puisi. 

Untuk itu, penyelenggara PPF 2023 juga menggelar Sayembara Puisi Visual. Empat karya terbaik yang telah diumumkan tim juri, bakal ditampilkan dalam helatan tersebut.

Baca Juga

SHE Challenge 2026, Komitmen PT Semen Padang Perkuat Budaya K3 di Tempat Kerja

Sabtu, 31 Jan 2026 | 11:34 WIB

Kasus Persetubuhan Anak, Mahasiswa di Tapan Pessel Diamankan Polisi

Sabtu, 31 Jan 2026 | 10:22 WIB

Mengutip catatan tim juri yang dikirim pada media, empat karya Puisi Visual tersebut merupakan cara baru dalam memahami pusi.

“Bagaiamana cara para peserta sayembara menafsirkan puisi menjadi teks yang baru, adalah suatu potensi. Mereka adalah anak muda yang memiliki kecendrungan visual yang kuat, yang di masa depan bisa menghasilkan karya-karya puisi-visual yang lebih ‘gila’, sebagai cara baru memahami puisi” catat tim juri.

Berita Lainnya

SHE Challenge 2026, Komitmen PT Semen Padang Perkuat Budaya K3 di Tempat Kerja

Sabtu, 31 Jan 2026 | 11:34 WIB

Kasus Persetubuhan Anak, Mahasiswa di Tapan Pessel Diamankan Polisi

Sabtu, 31 Jan 2026 | 10:22 WIB

Positifers, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Air

Sabtu, 31 Jan 2026 | 09:29 WIB

Ini Manfaat Kesehatan yang Anda Peroleh dari Membaca Buku

Sabtu, 31 Jan 2026 | 08:52 WIB
Selanjutnya
Personil PLN saat melakukan pemeliharaan pada jaringan transmisi di Sistem Interkoneksi Kalimantan untuk memastikan keandalan listrik.

Wujudkan Pemerataan Energi Nasional, PLN Bangun Infrastruktur Kelistrikan Terintegrasi

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara