Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:15 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Pariwisata Destinasi

Mengenal Tabiang Takuruang di kawasan Ngarai Sianok

Pada masa silam, di puncak Tabiang Takuruang pernah ditinggali oleh sekelompok orang

redaksi
Sabtu, 27 Jan 2018 | 08:22 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

AGAM,KLIKPOSITIF –Tabiang Takuruang merupakan salah satu ikon Ngarai Sianok yang paling dikenal. Keindahannya, menjadi salah objek yang digemari wisatawan maupun fotografer.

Secara administratif, Tabiang Takuruang berada di Jorong Lambah, Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan Ampek Koto, Agam-Sumbar.

Ternyata, pada masa silam, di puncak Tabiang Takuruang pernah ditinggali oleh sekelompok orang. Tapi tidak diketahui pasti tahun berapa tabing ini ditempati.

Sutan Kayo (64) salah seorang warga lokal mengatakan, ia mendapat cerita dari orang tuanya jika dahulu di puncak Tabiang Takuruang ada rumah milik pesukuan Caniago.

Kayo memang tak pernah mendapatinya, namun pada dekade 90-an, ia pernah naik ke atas dan mendapati adanya sebuah lesung yang menjadi bukti adanya pemukiman di atas Tabiang Takuruang.

“Waktu itu, diatas cukup luas. Mendatar dan memanjang. Banyak tanaman kulit manis, kita bisa naik dari sisi utara dan selatan,” jelas Kayo, Jum’at 26 Januari 2018.

Mengenai penamaan Tabiang Takuruang, Kayo menyebut, hal itu dikarenakan letak geografis Tabiang Takuruang yang diapit oleh dua sungai.

“Cerita dari yang tua-tua begitu. Tebing ini berada di tengah dua aliran sungai, jadi seakan-akan dikurung air. Makanya disebut Tabiang Takuruang, sekarang aliran sungainya hanya satu,” lanjutnya.

Sebut Kayo, dari waktu ke waktu bentuk fisik Tabiang Takuruang terus berubah, puncaknya tahun 2007 terjadi gempa besar yang membuat wajah Tabing Takuruang berubah drastis.

Tebing yang punya ketinggian sekitar 100 meter dengan bentuk memanjang itu berubah menyerupai bentuk kerucut atau meruncing dengan menyisakan satu pohon di puncaknya.

Baca Juga

Pengerjaan Trotoar dan Drainase Jalan Soekarno Hatta Bukittinggi Ditargetkan Sesuai Waktu Kontrak

Jumat, 23 Okt 2026 | 19:09 WIB
Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB

Sementara, lesung yang berada di puncak, hingga sekarang tak diketahui keberadaannya.

Karena bentuknya sudah berubah, rasanya mustahil untuk memanjat tebing yang curam hingga ke puncak apalagi di bagian bawah semak belukarnya cukup rapat.

“Tabiang Takuruang inilah yang jadi kebanggaan kita,” pungkas Sutan Kayo.

[Hatta Rizal]

Tags: AgamBukittinggiNgarai SianokTabiang Takuruang

Berita Lainnya

Pengerjaan Trotoar dan Drainase Jalan Soekarno Hatta Bukittinggi Ditargetkan Sesuai Waktu Kontrak

Jumat, 23 Okt 2026 | 19:09 WIB
Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB
Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam sudah mencapai 55 Persen (Tim Media Satgas PRR)

Kucurkan Anggaran Rp 3,53 Miliar dari TKD Tambahan, Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam Capai 55 Persen

Jumat, 16 Okt 2026 | 20:50 WIB
Selanjutnya

Jumlah Lap Balapan MotoGP 2018 Berubah, Ini Rinciannya

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • ๐ŸŒŽ KlikPositif
  • ๐ŸŒŽ KataSumbar
  • ๐ŸŒŽ Classy FM
  • ๐ŸŒŽ Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

ยฉ 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara