Facebook Rilis Kacamata Pintar, Ini Harga dan Kegunaannya

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Facebook baru saja merilis kacamata pintar pertamanya. Penggunanya bisa mendengarkan musik, menerima panggilan, juga mengambil foto dan video pendek.

Kemudian hasilnya bisa dibagikan di seluruh layanan Facebook menggunakan aplikasi pendamping.

baca juga: Cuaca Sering Tak Menentu, Ini Sejumlah Aplikasi Pemantau Cuaca yang Bisa Digunakan

Mengutip Reuters, Jumat, kacamata tersebut dibuat bersama EssilorLuxottica, perusahaan induk Ray-Ban, dan dijual mulai Rp4,26 juta.

"Kami sudah lama percaya bahwa kacamata akan menjadi bagian penting dalam membangun platform komputasi berikutnya," kata CEO Facebook Mark Zuckerberg.

baca juga: Apple Siapkan Mac Mini Baru dengan Dua Varian

Meski kacamata pintarnya dapat merekam foto dan video pendek, Facebook mengatakan tidak akan mengambil konten yang diambil menggunakan kacamata dan disimpan di aplikasi Facebook View untuk mempersonalisasi iklan.

Mereka juga memastikan bahwa kacamata itu akan menawarkan pengalaman yang bebas iklan.

baca juga: Facebook Beri Tiga Fitur Baru untuk Aplikasi Messenger Kids

Selain itu, kacamata tersebut memiliki asisten virtual opsional sehingga foto dan video dapat diambil secara handsfree melalui perintah suara.

Facebook mengatakan bahwa lampu LED pada kacamata akan muncul saat kamera menyala, untuk membuat orang lain sadar saat pemakainya mengambil foto atau video.

baca juga: WhatsApp Tambahkan Fitur Baru Pada Disappearing Messages, Pesan Bisa Hilang Otomatis

Facebook juga akan menerbitkan panduan dalam menggunakan kacamata seperti mematikannya di ruang pribadi dan tidak menggunakannya untuk tindakan ilegal seperti pelecehan atau menangkap informasi sensitif seperti kode PIN.

Saat ini, Facebook telah banyak berinvestasi dalam virtual dan augmented reality, mengembangkan perangkat keras seperti headset Oculus VR dan mengerjakan gelang atau wristband untuk mengontrol kacamata augmented reality.

Tahun lalu, Facebook mengatakan mereka butuh waktu lima hingga 10 tahun lagi untuk terjun ke pasar kacamata AR.

Editor: Eko Fajri