Lamborghini Bakal Produksi Hypercar Listrik Pada 2025

KLIKPOSITIF - Lamborghini mengumumkan rencananya untuk mengubah tiga modelnya jadi hybrid, yaitu Huracan, Aventador, dan SUV Urus akhir 2024.

Lamborghini terbilang lambat masuk ke dalam produksi mobil listrik . Pasalnya ada ketakutan bakal dikucilkan pelanggan setianya yang mendambakan dentuman mesin V8 dan V12 yang keras dengan kecepatan yang luar biasa.

Dengan pengetatan peraturan emisi di seluruh dunia dan motor listrik mampu menghasilkan kecepatan 100 km/jam yang menyaingi beberapa supercar bermesin konvensional tercepat di dunia, Lamborghini akhirnya tampak siap untuk mengubah arah. "Yang pasti, ini persoalan tentang torsi dan akselerasinya," kata CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann saat mengumumkan rencana tersebut secara virtual.

baca juga: Suzuki Beri Polesan Baru untuk Suzuki Hayabusa 2022

Sejatinya, persaingan semakin memanas antar pabrikan mobil sport, dengan Ferrari mengumumkan model listrik pertamanya akan debut pada 2025. Sementara perusahaan lain seperti Drako, Aston Martin, dan Rimac semuanya telah mengerjakan supercar listrik dengan berbagai tingkat keberhasilan.Volkswagen Group, perusahaan induk Lamborghini, telah menghabiskan dana 16 miliar euro dan menghentikan produksi mesin pembakaran internal untuk beralih ke produksi kendaraan listrik. Lamborghini belum mengatakan apakah mereka berencana untuk sepenuhnya menghentikan produksi kendaraan konvensional. Namun Winkelmann mengatakan perusahaan menargetkan pengurangan emisi CO2 sebesar 50 persen atau lebih awal 2025.

Untuk pengembangan tersebut, perusahaan berencana untuk menggelontorkan investasi lebih dari 1,5 miliar euro untuk transformasi hibrida dan elektrifikasi, dalam empat tahun ke depan. Sebagian dari dana itu akan digunakan untuk pengembangan teknologi serat karbon, agar bisa mengimbangi bobot tambahan yang dimunculkan dari komponen hybrid.

baca juga: Berhasil Jual Sejuta Unit Mobil Listrik, BMW Target Dua Juta Unit Lagi Pada 2025

Editor: Ramadhani