Arab Saudi Luncurkan Kartu Haji Pintar, Ini Kegunaanya

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Gubernur Makkah yang juga Ketua Komite Haji Pusat, Pangeran Khaled al-Faisal, dan wakilnya, Pangeran Badr bin Sultan, meluncurkan kartu haji pintar yang akan mulai digunakan setiap jamaah haji tahun ini.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi, Abdulfattah Mashat, menjelaskan, kartu haji pintar tersambung dengan semua layanan yang diberikan kepada jamaah. Dengan kartu itu, jamaah bisa memasuki kamp atau hotel dan menggunakan transportasi yang tersedia untuk mengunjungi tempat-tempat suci.

baca juga: Cegah Stunting, Kemenperin Dorong Konsumsi Olahan Ikan

Dikatakan, kartu tersebut juga bisa digunakan untuk membayar di tempat penjualan dan anjungan tunai mandiri (ATM), memandu jamaah yang tersesat, serta mengontrol masuk ke kamp dan pergerakan jamaah.

Gubernur Makkah , Pangeran Khaled al-Faisal, sebelumnya meresmikan Pusat Kontrol Keamanan al-Shumaisi. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 1,6 juta meter persegi dan didukung dengan sistem pintar untuk menunjukkan gambar virtual dan gerbang digital terpadu yang memfasilitasi lalu lintas dan mengurangi masa tunggu orang yang tiba di Makkah —dari 45 menit menjadi tujuh menit.

baca juga: Negara-negara ASEAN Sepakati 2 Dokumen Penting Pengembangan Ekonomi Digital

Ada tiga ribu bis yang sudah disiapkan untuk jamaah, dengan masing-masing mengangkut 20 orang. Bis-bis itu itu akan disebar di empat trek berdasarkan warnanya—merah, hijau, kuning, dan biru. Masing-masing trek terhubung ke lokasi tempat tinggal jamaah.

Haji tahun ini akan dimulai pada 18 Juli mendatang. Sementara hari Arafah akan jatuh pada esok harinya, 19 Juli. Karena masih pandemi Covid-19, hanya 60 ribu orang dari dalam wilayah Kerajaan—warga lokal dan ekspatriat- yang diizinkan untuk melaksanakan haji tahun ini.

baca juga: Ini 5 Fokus Utama dalam APBN 2022

Editor: Eko Fajri