Anda Pernah Obati Luka Bakar dengan Odol, Ternyata Ini Bahayanya

pasta gigi atau odol
pasta gigi atau odol (net)

KLIKPOSITIF - Dalam masyarakat kita pasta gigi atau odol dipercaya bisa digunakan sebagai obat luka bakar. Padahal, kandungan zat dalam odol bisa membuat luka bakar semakin parah.

Pasta gigi mengandung berbagai bahan kimia yang digunakan sebagai pemutih dan pengharum napas. Kandungan ini dapat menyebabkan iritasi serius jika digunakan secara langsung pada jenis luka ini. Aibatnya jaringan di sekitar luka bakar malah semakin rusak.

baca juga: Masih Rendah, Capaian Vaksinasi Lansia Kota Padang Baru Belasan Persen

Selain itu, odol punya kandungan kalsium dan peppermint yang dapat meningkatkan risiko infeksi pada luka bakar dan merusak jaringan kulit. Meskipun dapat mendinginkan luka, penggunaan odol untuk luka bakar justru menutup permukaan luka sehingga memerangkap panas di dalamnya. Pada akhirnya, kondisi ini akan menghambat penyembuhan luka bakar.

Kerusakan jaringan akibat penggunaan odol akan lebih parah jika pasta gigi dioleskan pada derajat luka bakar yang lebih tinggi. Bukan hanya odol saja yang dianggap bisa menyembuhkan luka bakar, ada beberapa bahan rumahan lain yang kerap kali digunakan.

baca juga: Biar Tidak Berbekas, Begini Perawatan Luka Bakas Cacar Air

Es batu memang dapat mendinginkan suhu kulit. Namun, menggunakan es batu ataupun air dingin dengan cara yang salah justru dapat memperparah kondisi luka bakar. Kedua bahan ini dapat mengiritasi area luka, bahkan menyebabkan sejenis luka bakar yang disebut cold burn.

Minyak esensial memiliki kegunaan untuk kulit. Akan tetapi, penggunaannya pada kulit yang terbakar justru dapat menahan panas dan mencegah pemulihan luka. Jadi, hindari penggunaan berbagai jenis minyak untuk pengobatan luka bakar, begitu pula dengan minyak kelapa dan minyak zaitun.

baca juga: Pemko Padang Akan Tutup Lokasi Karantina Rumah Nelayan, Ini Penyebabnya

Seperti mitos penggunaan odol untuk luka bakar, putih telur juga tidak terbukti dapat mengatasi kondisi ini. Putih telur mentah justru dapat meningkatkan risiko infeksi pada luka. Bahan ini juga dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Oleh karena itu, hindarilah penggunaannya saat Anda mengalami luka bakar.

Editor: Ramadhani