Kenali, Ini 6 Faktor yang Bisa Picu Stres Tanpa Anda Sadari

KLIKPOSITIF - Stresadalah suatu kondisi yang semua orang akan mengalaminya di beberapa titik dalam hidup. Menurut MedlinePlus, stres merupakan reaksi tubuh terhadap suatu tantangan.

Meski sebagian besar orang merasa terganggu saat stres , dalam beberapa kondisi stres justru baik karena dapat membantu Anda terhindar dari situasi berbahaya.

baca juga: Perpanjangan PPKM Harus Dibarengi Penyempurnaan Kebijakan Oleh Pemerintah

Tetapi jika berlangsung lama, stres dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan yang cukup serius, seperti tekanan darah tinggi, depresi, ataukecemasan. Bahkan, masalah kulit kronis.

Banyak orang menganggap pemicu stres adalah karena adanya masalah, tetapi sebenarnya ada banyak faktor penyebabnya yang tidak diketahui banyak orang.

baca juga: Varian Delta Disebut Menular Seperti Cacar Air

Berdasarkan lamanHealth, berikut beberapa hal tak terduga yang ternyata dapat menyebabkan stres :

1.Gangguankecil sehari-hari

baca juga: Waspadai Sakit Perut Bagian Kanan, Ini Sejumlah Penyakit yang Mungkin Terjadi

Meski banyak orang mengatakan untuk tidak memusingkan hal-hal kecil, tetapi terkadang itulah yang berdampak besar pada suasana hati kita, misalnya kasir yang kasar, atau barang penting yang tertinggal di rumah.

"Kami membiarkan hal-hal ini mengganggu kami karena memicu ketakutan yang tidak disadari, seperti ketakutan diangap tidak bertanggung jawab atau dipermalukan," kata Ken Yeager, PhD, profesor psikiatri di Ohio State University Wexner Medical Center.

baca juga: Puan: Tingkatkan Kualitas Layanan dan Fasilitas Kesehatan di Seluruh Indonesia

2. Stres orang lain

Berdasarkan penelitian di Jerman pada 2014, stres itu menular. Orang yang melihat orang lain stres juga dapat mengalami peningkatan produksi hormon kortisol (hormon stres ), ini disebut stres empatik.

"Anda mulai khawatir, 'Ya Tuhan, bisakah itu terjadi pada saya?'. Kita cenderung tidak memikirkan hal-hal ini sampai kita dekat dengan kondisi tersebut," sambung Yeager.

3.Media sosial

Meski media sosial menghubungkan Anda dengan teman, tetapi jejaring sosial ini memiliki sisi negatif. Hal itu dapat membuat Anda sadar akan situasistresdalam kehidupan teman, yang pada akhirnya dapat menambah lebih banyak stres dalam hidup Anda.

4. Masa kecilmu

Peristiwa traumatis yang terjadi saat Anda masih kecil dapat terus memengaruhi tingkat stres dan kesehatan hingga dewasa.

Sebuah studi Universitas Wisconsin-Madison 2014 menemukan pengalaman masa kanak-kanak sebenarnya dapat mengubah bagian otak yang bertanggung jawab memproses stres danemosi.

Cara Anda dibesarkan juga dapat memiliki dampak jangka panjang padakecemasansehari-hari. Tidak hanya karena genetik, tetapi juga perilaku orang tua terhadap anaknya, seperti kurang kehangatan dan emosi.

5. Teh dan cokelat

Keduanya enak dikonsumsi, tetapi kandungan kafein di dalamnya dapat memperburuk stres .

"Cokelat adalah sumber kafein yang sangat besar," imbuh Yeager.

Terlalu banyak kafein, dalam bentuk apa pun, dapat menyebabkan masalah pada tidur, pencernaan, dan mudah tersinggung.

Editor: Eko Fajri