Kasus Meninggal Pasien Covid-19 di Kota Solok Bertambah Satu Orang

Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok, Syaiful Rustam
Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok, Syaiful Rustam (Ist)

Solok Kota, KLIKPOSITIF - Kasus infeksi harian Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) kota Solok terus bertambah, dari data Dinas Kesehatan kota Solok, terdapat penambahan 5 kasus baru sepanjang Sabtu (1/5/2021).

Dari lima kasus baru tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia yakni seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SNA, warga kelurahan Pasir Panda Air Mati (PPA).

baca juga: Jokowi Minta Kota dan Kabupaten Lain Contoh Vaksinasi Massal di Stadion Patriot

"Yang bersangkutan meninggal dunia tanggal 30 April 2021 kemaren, sebelum hasil swab keluar dan diselenggarakan dengan protokol kesehatan," ungkap Sekretaris tim penanganan Covid-19, Syaiful Rustam.

Sementara itu, empat kasus baru lainnya yakni AR (21), warga kelurahan Simpang Rumbio. Mahasiswa tersebut merupakan kontak erat pasien positif dan mengalami anosmia pada tanggal 30 April 2021.

baca juga: Hari Ini 28 Orang Terpapar COVID-19, Tanah Datar Masih di Zona Orange

Kemudian, YY (49) ibu rumah tangga warga kelurahan IX Korong, dalam riwayat medis yang bersangkutan mengalami meriang dan anosmia sejak tanggal 28 april lalu.

Selanjutnya, seorang pelajar SMP 2 Solok berinisial OSA (15), warga kelurahan IX Korong dan J (46) guru SD 06 Tanah Garam warga kelurahan Tanah Garam. Keempat pasien baru menjalani isolasi mandiri.

baca juga: Tambahan 11 Kasus Baru Covid-19 di Kota Solok, Tiga Diantaranya Pegawai Bank

Dengan tambahan 5 kasus itu, menjadikan total kasus Covid-19 di kota Solok sebanyak 982 orang. Sebanyak 877 diantaranya sudah sembuh dan dirawat di Rumah Sakit sebanyak 7 orang.

"Sampai saat ini, Isolasi mandiri tercatat sebanyak 80 orang, sementara kasus meninggal dunia bertambah dari sebelumnya sebanyak 17 orang menjadi 18 orang," terangnya.

baca juga: Buka Pesta Kesenian Bali, Jokowi Bicara Kunci Utama Pemulihan Ekonomi

Melihat perkembangan kasus terkonfirmasi positif yang selalu bertambah setiap hari beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kota Solok dan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menghimbau untuk tidak lengah dan abai dengan protokol kesehatan.

"Penambahan kasus terkonfirmasi dari hasil tracing dapat diketahui menjadi cluster rumah tangga, sekolah, maupun tempat kerja, untuk itu kita semua perlu waspada," tutupnya.

Editor: Syafriadi