Ingin Lebih Sehat, Ini Menu Buka Puasa yang Sebaiknya Dihindari

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Menu saat berbuka puasa biasanya berupa takjil buka puasa buatan sendiri atau hasil jajan saat ngabuburit. Ada beberapa jenis makanan buka puasa yang sebaiknya dihindari. Setelah aktivitas puasa sehari penuh, tubuh Anda memerlukan asupan makanan untuk energi dan menormalkan kembali fungsi organ pada tubuh

Sayangnya, rasa lapar dan haus yang Anda tahan selama kurang lebih 13 jam membuat Anda lepas kendali saat memilih makanan untuk berbuka.

baca juga: Perpanjangan PPKM Harus Dibarengi Penyempurnaan Kebijakan Oleh Pemerintah

Agar manfaat puasa bisa Anda raih secara maksimal, pilihan menu makanan juga harus disesuaikan. Dilansir dari Shape, Saw Bee Suan, seorang ahli gizi dari Sunway Medical Center, Malaysia, menjelaskan ada beberapa makanan untuk buka puasa yang perlu dihindari.

Makanan pedas

baca juga: Varian Delta Disebut Menular Seperti Cacar Air

Makanan pedas memang banyak digemari. Mulai dari lontong, risol, tempe goreng, dan makanan andalan saat berbuka lainnya pasti disandingkan dengan sambal atau bumbu pedas lainnya. Namun, jenis makanan kurang baik untuk buka puasa .

Selama berpuasa, tidak ada asupan makanan atau cairan yang masuk ke dalam perut sehingga perut menjadi kosong. Saat makanan yang masuk ke perut yaitu makanan pedas, ini bisa membuat dada terasa panas dan terkena sakit perut. Parahnya, makanan pedas dapat membuat Anda lemas karena harus bolak-balik ke kamar mandi akibat iritasi pada organ lambung.

baca juga: Waspadai Sakit Perut Bagian Kanan, Ini Sejumlah Penyakit yang Mungkin Terjadi

Tips aman makan makanan pedas pada saat buka puasa yaitu mengisi perut Anda dengan makanan lain seperti yogurt atau buah kurma. Kemudian, buatlah batasan saat menambahkan cabai, sambal, saus, atau bumbu pedas lainnya.

Makanan yang digoreng

baca juga: Puan: Tingkatkan Kualitas Layanan dan Fasilitas Kesehatan di Seluruh Indonesia

Makanan yang digoreng memang terasa renyah dan gurih. Itulah kenapa Anda sangat mengidam-idamkan risol, lumpia, pastel, dan menu gorengan lainnya untuk buka puasa . Walaupun enak, makanan ini tidak baik jika Anda konsumsi untuk buka puasa .

Makanan yang digoreng mengandung banyak kalori yang berisiko menambah angka timbangan Anda. Apalagi jika Anda sering makan dalam jumlah yang banyak. Selain itu, gorengan merupakan makanan tinggi lemak, sehingga cenderung lebih lambat diproses dibanding zat lainnya. Ini bisa memicu gejala gangguan pencernaan.

Makanan tinggi gula

Selain makanan yang digoreng, makanan manis termasuk maknaan populer untuk buka puasa . Manisan buah, minuman bersoda, jus buah dengan tambahan gula, sirup, dan makanan manis lainnya sering tersaji di atas.

Perlu diingat bahwa beragam makanan tersebut mengandung tinggi gula dan kalori, tapi rendah kandungan gizi yang lain. Bila menu makanan buka puasa Anda seperti ini, kadar gula darah yang tadinya rendah bisa melonjak tinggi dengan cepat.

Selain membuat Anda mudah haus dan meningkatkan nafsu makan lebih besar, berat badan juga memiliki potensi bertambah. Parahnya, risiko terkena penyakit diabetes pun menjadi lebih besar.

Editor: Ramadhani