Anda Menderita Gangguan Asam Lambung, Ini Kita Nyaman Berpuasa

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Penderita gangguan asam lambung juga bisa berpuasa selama Ramadan . Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar asam lambung tidak naik.


Berikut adalah cara mencegah asam lambung naik ketika berpuasa dilansir dari hellosehat:Jangan melewatkan sahur

baca juga: Perpanjangan PPKM Harus Dibarengi Penyempurnaan Kebijakan Oleh Pemerintah

Menjalani puasa saat asam lambung naik bisa menjadi sumber kekacauan hari Anda. Untuk menghindarinya, Anda harus makan ketika sahur. Melewatkan makan sahur bisa memperparah asam lambung Anda di siang hari, sebab perut kosong selama seharian. Tak hanya menjadi 'bekal' dari puasa , makanan yang masuk ke dalam perut Anda saat sahur juga dapat mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.

Segerakan berbuka

baca juga: Varian Delta Disebut Menular Seperti Cacar Air

Setelah tidak makan dan minum selama kurang lebih 12 jam, perut Anda yang kosong tersebut harus segera diisi dengan makanan. Jangan menunda-nunda untuk mengisi perut Anda saat berbuka. Perut butuh mencerna makanan, sehingga asam lambung yang diproduksi bisa langsung digunakan untuk memecah makanan yang masuk.

Makan perlahan

baca juga: Waspadai Sakit Perut Bagian Kanan, Ini Sejumlah Penyakit yang Mungkin Terjadi

Salah satu hal yang harus diingat bila menjalani puasa saat asam lambung naik adalah makan dengan pelan-pelan. Boleh saja lapar saat berbuka puasa , tetapi jangan mengikuti nafsu Anda untuk makan terlalu lahap tanpa dikunyah dengan baik. Makanan yang tidak dikunyah dengan benar, malah akan memicu asam lambung meningkat. Oleh sebab itu, makanlah dengan perlahan, nikmati makanan Anda, dan Anda pun tidak akan merasakan sakit akibat asam lambung naik.

Makan dengan porsi kecil

baca juga: Puan: Tingkatkan Kualitas Layanan dan Fasilitas Kesehatan di Seluruh Indonesia

Mengonsumsi makanan dalam porsi yang kecil namun sering adalah salah satu kunci untuk mencegah asam lambung naik. Meskipun Anda merasa sangat lapar ketika waktu berbuka datang, usahakan untuk tidak terlalu makan banyak terlebih dahulu. Perut Anda perlu waktu untuk mencerna makanannya.

Apabila Anda langsung makan dengan porsi banyak seperti 'balas dendam' malah akan merangsang naiknya asam lambung. Begitu pun ketika Anda makan sahur, sebaiknya makan dengan porsi yang kecil-kecil. Jadi, jangan bangun terlalu mepet dengan waktu imsak, sediakan waktu sekitar tiga-dua jam untuk sahur Dengan begitu, Anda juga tidak terburu-buru saat makan makanan Anda.

Jangan langsung tidur ataupun rebahan setelah makan

Biasanya, rasa kantuk kembali datang ketika waktu sahur usai. Namun sebaiknya Anda menghindari kebiasaan setelah sahur langsung balik ke tempat tidur. Idealnya memang Anda harus menunggu sekitar 3 jam setelah makan bila Anda kembali tidur. Hal ini akan mencegah asam lambung tiba-tiba naik dan mengacaukan ibadah puasa Anda.

Hindari hal-hal yang merangsang asam lambung naik

Tidak hanya mengatur porsi makan saja, bagi Anda yang punya riwayat asam lambung naik, maka memilih makanan yang tepat juga harus dilakukan. Beberapa makanan yang hanya akan merangsang kenaikan asam lambung yaitu:

Minuman berkarbonasi, seperti soda

Tomat

Bawang

Makanan pedas

Makanan berlemak tinggi, seperti gorengan.

Makanan dan minuman berkafein, cokelat, kopi, dan teh

Citrus, seperti berbagai macam jeruk

Semua makanan tersebut tentunya harus Anda hindari, entah itu ketika makan sahur atau berbuka puasa , karena hanya akan memicu asam lambung naik ketika Anda berpuasa.

Editor: Ramadhani