Pelajar SMA Sederajat Kota Solok Ikuti Pesantren Ramadan

Wawako Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra membuka Pesantren Ramadan tingkat pelajar SMA sederajat kota Solok
Wawako Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra membuka Pesantren Ramadan tingkat pelajar SMA sederajat kota Solok (Prokomp)

Solok Kota, KLIKPOSITIF - Seratus orang lebih pelajar tingkat SMA sederajat di kota Solok mengikuti pesantren Ramadan 1442 Hijriah, Kamis (15/4/2021) di masjid Al Hidayah, Kelurahan VI Suku, Kota Solok .

Pesantren Ramadan Unggulan digagas Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat bersama Biro Bina Mental Sekretariat Daerah Provinsi dan bekerjasama dengan Lembaga Pembinaan Pendidikan Madani Sumbar (LPPM-SB) Kota Solok .

baca juga: Jamin Keamanan Pangan, Pemko Sediakan Pondok Uji Gratis di Pasar Raya Solok

Pesantren perdana dibuka Wakil Wali Kota Solok , Dr. Ramadhani Kirana Putra. Menurut Dhani, pesantren Ramadan yang dilakukan di kota Solok merupakan salah satu upaya dalam mengajak pelajar untuk mengisi Ramadan dengan hal positif. Pesantren Ramadan tingkat kota Solok dilakukan dari 15 April - 6 Mei 2021 di masjid Al Hidayah.

"Bulan Ramadan merupakan bulan penuh ampunan, penuh berkah, untuk itu mari kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk melaksanakan ibadah dan hal positif lainnya," ungkap Dhani.

baca juga: Kasus Covid-19 Kota Solok Bertambah Sembilan, Enam Diantaranya Kontak Erat

Kalangan pelajar, ungkapnya, merupakan harapan bagi bangsa dan daerah untuk meneruskan estafet kepemimpinan dan pembangunan kedepannya. Untuk itu, generasi muda harus memiliki bekal pendidikan dan juga bekal agama yang kuat.

Wawako berharap, pelajar tingkat SLTA di kota Solok tidak hanya menimba ilmu agama di sekolah yang porsinya cukup sedikit, namun juga harus aktif mengikuti berbagai majlis ilmu agama yang diselenggarakan di lingkungan rumah.

baca juga: Kelurahan Berprestasi Sumbar 2021, Tanjung Paku Wakili Kota Solok

"Jadi pelajar yang taat beragama harus juga aktif memakmurkan masjid dan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggal, jangan hanya sibuk dengan kegiatan individual," ungkapnya.

Terkait kegiatan pesantren Ramadan yang dilakukan di kota Solok, Dhani berharap menjadi ajang untuk mewujudkan generasi muda Sumatera Barat yang kuat, taat dan berbudaya serta jauh dari hal-hal negatif.

baca juga: Wako Solok : Koperasi Kekuatan Ekonomi Ditengah Pandemi

Tidak dipungkiri, ulasnya, generasi muda usia sekolah menjadi sasaran dari berbagai bentuk kejahatan, pergaulan bebas hingga penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Usia sekolah SLTA merupakan masa peralihan, dan sangat beresiko terjebak dalam hal yang sifatnya negatif, akan tetapi bila dibentengi dengan pemahaman keagamaan yang kuat, maka akan berjalan dengan baik," tutupnya.

Editor: Syafriadi