Covid-19

Kota Solok Jadwalkan Vaksinasi Tahap Dua Minggu Pertama Maret 2021

Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan vaksinasi tahap dua Dinkes bersama Fasyankes Kota Solok
Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan vaksinasi tahap dua Dinkes bersama Fasyankes Kota Solok (Ist/IPS)

Solok Kota, KLIKPOSITIF - Pemerintah kota Solok bakal melangsungkan proses vaksinasi tahap kedua pada minggu pertama Maret 2021. Pada tahap dua, diprioritaskan bagi personil TNI - Polri dan masyarakat kelompok prioritas.

Jelang pelaksanaan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Solok melakukan koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) sebagai pelaksana vaksinasi di daerah.

baca juga: Kadinkes Padang Prediksi Akan Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Libur Lebaran

Fasyankes pelaksana vaksinasi Covid-19 di Kota Solok terdiri dari Rumah Sakit M. Natsir, RST Solok, RSIA Permata Bunda, RSIA Ananda, Klinik Assabil Medika, Klinik Poli Polres Solok Kota, Klinik PT. KAI dan Puskesmas se- Kota Solok .

Dalam kesempatan itu, Kabid P2 dan Kesmas, dr. Pepy Ledy Soffiany mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan yang telah menjalani proses vaksinasi pada dosis pertama dan saat ini masih proses vaksinasi dosis kedua.

baca juga: Terpapar COVID-19, Mantan Bupati Lima Puluh Kota Tutup Usia

Dengan selesainya vaksinasi terhadap tenaga kesehatan di kota Solok diharapkan akan mengikis keraguan dan rasa was-was dalam menjalankan tugas penanganan Covid-19.

"Kita berharap, vaksinasi bisa merangsang kekebalan dan efektif memutus mata rantai penularan Covid-19 bagi tenaga kesehatan di Kota Solok ," ujar Pepy Ledy Soffiany.

baca juga: Lonjakan Kasus COVID-19 Masih Berlanjut, Ini Kiat Perawat SPH Menghadapinya

Dikatakannya, Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua direncanakan akan dimulai pada minggu pertama Maret 2021 dan diawali dengan pemberian vaksinasi pada anggota kepolisian dan TNI di Kota Solok . Vaksin sudah diterima Dinkes Kota Solok .

Sementara itu, kelompok masyarakat yang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap kedua merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga sangat rentan tertular dan menularkan virus Covid-19.

baca juga: 3.448 Orang Positif Covid dan 99 Orang Meninggal di Hari Lebaran

Pada tahap ketiga, vaksinasi selanjutnya dilakukan pada pekerja publik terdiri dari Pendidik (guru dan dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pegawai pemerintah, Satpol PP, pelayan publik, BUMN dan BUMD.

Kemudian terhadap pemadam kebakaran, petugas transportasi publik, atlit, wartawan dan pelaku sektor pariwisata (staf hotel, restaurant dan tempat wisata). Penetapan sasaran ini telah dilakukan secara bertahap.

Pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung.

Vaksinasi dilaksanakan untuk melengkapi upaya pencegahan penyakit Covid-19, dengan mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Dengan berbagai upaya pencegahan dan penanganan yang dilakukan diharapkan pandemi ini akan berakhir, jika memang dilakukan dengan serius dan konsisten", tutupnya.

Editor: Syafriadi