Kasus COVID-19 di Tanah Datar Sudah Capai Seribuan, Bupati Eka dan Wabup Richi Fokuskan Hal Ini

Bupati Eka Putra dan Wabup Richi Aprian
Bupati Eka Putra dan Wabup Richi Aprian (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Sampai hari ini sebanyak 1.219 kasus konfirmasi positif COVID -19 terjadi di Tanah Datar , sementara pasien yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 1.081 orang.

"Hari ini ada satu penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID -19 di Tanah Datar , total keseluruhan sebanyak 1.219 kasus. Sementara pasien yang sudah sembuh sebanyak 1.081 orang," ucap Kabid P2P Dinkes Tanah Datar Roza Mardiah di Batusangkar, Jumat 26 Februari 2021.

baca juga: DLH Sumbar Minimalisir Resiko Penularan Pandemi dari Limbah Penanganan Covid-19

Meski demikian, Roza tetap mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktifitas sehari-hari. "Mari bersama lawan COVID -19 dengan selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," ucap Roza.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Wakil Bupati Richi Aprian yang baru dilantik Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharulah di Padang menyampaikan dalam 100 hari ke depan pemerintahannya akan fokus pada penanganan COVID -19 dan pemulihan ekonomi Tanah Datar .

baca juga: Cek Pos Pelayanan Operasi Ketupat, Kapolres Terus Ingatkan Prokes

"Kita akan fokus kepada penanganan COVID -19. Memastikan vaksinasi berjalan. Lalu kita akan tingkatkan proses tracking (pelacakan), testing (pemeriksaan dini), dan treatment (perawatan), atau yang lebih dikenal dengan 3T," ujar Eka Putra usai pelantikan.

Eka menyebut anggaran pemerintah pusat hingga daerah sudah sangat banyak tersedot untuk penanganan COVID -19. Jangan sampai anggaran tersebut habis sia-sia, namun benar-benar efektif untuk penanganan COVID -19.

baca juga: Tambah 5 Warga Tanah Datar Positif COVID-19, Bupati Sebut Kasus Naik Akibat Abai Prokes

"Tempat isolasi yang representatif harus ada di Tanah Datar . Kita juga akan tingkatkan pengawasan penggunaan anggaran COVID -19," tutur Eka.

Untuk pemulihan ekonomi, Ia bersama Richi akan memperjuangkan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang banyak di pemerintah pusat bisa digelontorkan ke Tanah Datar , seperti bansos tunai, BLT Dana Desa, dan dukungan UMKM.

baca juga: Sampaikan SE Menag, Audy Joinaldy: Zona Merah dan Oranye Tak Boleh Gelar Salat Id Berjamaah

"Kita juga akan genjot sektor pariwisata, tentunya yang memenuhi standar CHSE, yaitu clean (bersih), health (sehat), safety (aman) environment sustainability (kelestarian lingkungan)," tutur Eka. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Haswandi