Rebutan Jatah Vaksin, Presiden Kontak Langsung Produsen Vaksin Covid-19

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (net)

KLIKPOSITIF - Presiden Joko Widodo mengaku menghubungi langsung pemimpin perusahaan produsen vaksin Covid-19 untuk memastikan Indonesia memperoleh jatah vaksin yang diperlukan untuk mencapai kekebalan kawanan.

Presiden mengatakan pemerintah saat ini bersaing dengan 115 negara di dunia untuk merebut pasokan vaksin Covid-19. Karenanya ia sampai mengontak langsung para produsen vaksin . "Karena rebutan 115 negara juga bukan sesuatu yang gampang. Kadang saya harus telepon presidennya, ya saya telepon," kata Jokowi seperti dikutip dari video pertemuan yang tayang di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

baca juga: Pasar Murah Dibuka, Dinas Perdagangan Kota Padang Batasi Pengunjung

Jokowi mengatakan Indonesia harus memvaksinasi 182 juta warganya untuk mencapai kekebalan kawanan. Untuk itu diperlukan 426 juta dosis vaksin . "Karena hitungan kita terakhir kemarin 182 juta yang harus kita vaksin , memerlukan vaksin itu 426 juta. Itu sudah termasuk yang rusak plus angka standar WHO, ketemu angka 426 (juta)," kata Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi mengatakan meski sudah mendapat komitmen 426 juta vaksin dari para produsen, pemerintah terus berupaya untuk segera mendapatkan vaksin tersebut.

baca juga: Kemensos Salurkan Bantuan PKH Tahap II Rp6,53 Triliun

"Sebanyak 426 kita dapat komitmen. Tapi sekali lagi baru komitmen yang terus akan kita kejar, akan segera bisa kita ambil barangnya. Karena rebutan 115 negara bukan sesuatu yang gampang," tutup Jokowi.

Editor: Ramadhani