Beroperasi Tiga Tahun, Ini Jumlah "Pasien" yang Membeli Obat Penggugur Kandungan dari Tersangka Pasangan Suami Istri di Padang

Tersangka inisial I yang menjual obat penggugur kandungan
Tersangka inisial I yang menjual obat penggugur kandungan (Istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Penjual obat untuk menggugurkan kandungan yang dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang ternyata telah beroperasi sejak tahun 2018 lalu.

"Dari pengakuan tersangka, mereka sudah beroperasi sejak tahun 2018 lalu dan sudah melayani banyak pasien," kata Kasat Reskrim Polresta Padang , Kompol Rico Fernanda, Sabtu 13 Februari 2021.

baca juga: Nasib 75 Pegawai KPK Tak Lulus Ujian ASN Diserahkan ke Menpan RB, Tahjo Kumolo: Itu Urusan Internal KPK

Ia mengatakan, dari pengakuan tersangka, mereka baru melayani sebanyak 30 orang yang melakukan pengguguran kandungan dengan membeli obat dari mereka.

"Kami masih mendalami keterangan tersangka ini. Kami akan mengumpulkan bukti lain dulu untuk menentukan berapa orang yang telah membeli obat penggugur kandungan dari mereka ini," lanjutnya.

baca juga: Diperiksa Terkait Kasus Suap, Azis Syamsuddin Tak Hadiri Panggilan KPK

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait pelaku aborsi lainnya yang berasal dari tersangka inisial I (50 dan istrinya S (50).

"Dari bukti yang kami peroleh dari handpon milik tersangka, mereka tidak hanya menjual obat penggugur kandungan, tetapi juga melayani untuk melakukan kurek," lanjutnya.

baca juga: Ada Tank Cegat Mudik di Perbatasan Jabar, Ini Penjelasan TNI

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut sampai ditemukan seluruh pelaku aborsi yang mereka layani selama tiga tahun belakangan.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri