LPSK Belum Terima Surat Permintaan Perlindungan dari Pengacara Keluaga DS

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK ) menyatakan keprihatinan terkait penembakan terhadap seorang DPO judi di Kabupaten Solok Selatan yang terjadi pada 27 Januari 2021 lalu.

"Kami prihatin dengan kejadian tersebut dan sangat menyayangkan kejadian penembakan itu," kata Wakil Ketua LPSK , Maneger Nasution, Senin 1 Februari 2021 saat dihubungi KLIKPOSITIF .com.

baca juga: Kunjungi Korban Longsor Tambang Emas Solsel, Tri Rismaharini : Bapak Presiden ikut Berbelasungkawa

Ia mengatakan, sampai Senin 1 Februari 2021 siang, pihaknya belum menerima surat perlindungan yang diminta oleh pengacara keluarga Deki Susanto yang diduga menjadi korban penembakan oleh salah seorang personel kepolisian Resor Solok Selatan.

"Suratnya belum kami terima sampai tadi siang kami melakukan rapat paripurna. Tapi nanti saya akan cek kembali apakah suratnya sudah sampai atau belum," lanjutnya.

baca juga: Santuni Keluarga Korban Tambang Solsel, Tri Rismaharini : Para Ibu Harus Kuat Jangan Putus Asa

Ia mengatakan, jika memang pihak keluarga membutuhkan perlindungan dari LPSK , nanti pihaknya akan melihat terlebih dahulu apakah mencukupi syarat formil dan materilnya.

"Jika syarat formil dan materilnya tercukupi, nanti kami akan menyatakan saksi-saksi dalam kejadian tersebut sebagai terlindung kami," lanjutnya.

baca juga: Korban Selamat Kisahkan Detik-detik Longsornya Tambang Emas Timbahan Solsel

Ia mengatakan, untuk memberikan perlindungan nantinya, pihaknya akan menyesuaikan dengan permintaan dari calon terlindung apakah meminta perlindungan fisik, kesehatan atau proses hukumnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi