Lari Ketika Akan Diberi Bantuan Baim Wong, Tukang Bubur : Saya Pernah Dihipnotis Makanya Takut Sekarang

Channel YouTube Baim Wong
Channel YouTube Baim Wong (YouTube.com)

KLIKPOSITIF - Salah satu artis yang selama ini dikenal dermawan dan doyan berbagi adalah Baim Wong . Suami Paula Verhoeven ini terlihat sering membagi-bagikan rezeki kepada mereka yang membutuhkan dilansir dari channel YouTube-nya.

Baim kembali mengunggah video yang memperlihatkan dirinya mencari orang di jalanan untuk diberikan rezeki pada hari Selasa (26/01/21) kemarin. Seorang penjual bubur kemudian menjadi target Baim Wong dan kru.

baca juga: Raffi Ahmad Akui Pernikahannya Sempat Diambang Kehancuran, Nagita Pelindung Gue

Namun, tukang bubur tersebut terlihat enggan berhenti saat seorang kru Baim mendekat. Ia tampak takut dan mempercepat jalannya. Suami Paula Verhoeven itu lantas tak menyerah. Bersama krunya, Baim Wong mencoba mengejar tukang bubur tersebut.

Tapi tukang bubur tersebut semakin ketakutan hingga akhirnya masuk ke pemukiman padat penduduk. Bahkan pada warga setempat, tukang bubur tersebut sempat meminta tolong.

baca juga: Bikin Nikita Mirzani Tertawa Ketika Bicara Tontonan Anak-anak Sekarang, Mongol : Api Dari Mana Ya Nyala Dalam Air

Agar tukang bubur tersebut tahu identitasnya, Baim yang memakai masker itu akhirnya harus membuka maskernya. Tukang bubur itu lantas lega saat menyadari bahwa pria yang mengejarnya adalah Baim Wong .

Ternyata tukang bubur bernama Pak Dudung tersebut pernah dihipnotis dan kena tipu sehingga ia takut saat dikejar orang asing. "Saya dihipnotis makanya takut sekarang," ucap Pak Dudung.

baca juga: Ingin Menjadi Ratu Halu dan Menjadi Legend Biar Wow, Barbie Kumalasari : Keren Tapi Kan, Gak Pernah Ada Lho

Baim meminta untuk diantar ke rumah Pak Dudung. Akhirnya tukang bubur tersebut diberi rezeki nomplok oleh Baim Wong usai berbincang-bincang. Saat menerima rezeki dari ayah Kiano Tiger Wong tersebut, penjual bubur itu tampak gemetaran.

Sumber : suara.com

baca juga: Mendadak Berambut Gimbal, Nikita Mirzani : Supaya Pulang ke Jakarta Tampilannya Berbeda

Editor: Haswandi