Hampir 8 Jam Diblokade Warga, Jalan Nasional Sungai Pagu Solsel Akhirnya Dibuka Kembali

Jalan Nasional Muara Labuh Padang Aro Solsel Saat diblokade warga pada Rabu siang 27/1
Jalan Nasional Muara Labuh Padang Aro Solsel Saat diblokade warga pada Rabu siang 27/1 (Ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Jalan Nasional Muara Labuh Padang Aro Solok Selatan ( Solsel ) - Sumbar sekira pukul 23.00 WIB tadi malam kembali bisa dilewati setelah sempat diblokade warga sejak pukul 15.30 WIB pada Rabu 27 Januari 2021.

Salah seorang masyarakat Koto Baru Riza Bahri mengatakan blokade jalan nasional itu dibuka setelah dilakukan mediasi dan negosiasi antara pihak keluarga almarhum DK, masyarakat, ninik mamak serta pemuda Koto Baru dengan pihak Polres Solok Selatan .

baca juga: Pemko Padang Panjang Pasang Puluhan Tenda Kuliner

"Tadi saya ikut dalam proses mediasi tersebut, setelah melakukan proses negosiasi yang cukup alot akhirnya warga setuju membuka blokade jalan tersebut," kata Riza Bahri

Riza melanjutkan sekaitan dengan almarhum DK, pihak keluarga rencananya akan membuat laporan resmi ke Polres Solok Selatan .

baca juga: Paripurna Hari Jadi Pessel ke-73, DPRD Tantang Bupati dan Wakil Bupati Lakukan Hal Ini

"Besok (hari ini) pihak keluarga akan membuat laporan resmi ke polres sekaitan dengan almarhum, karena tadi siang belum jadi membuat laporan," katanya.

Riza menambahkan saat negosiasi, pemuda meminta kepada Kapolres agar proses hukum keluarga korban tetap berjalan, sekaligus meminta agar warga yang menyerang Polsek tidak diproses hukum.

baca juga: Bus Gumarang Jaya Tabrak 5 Pelajar di Tanah Datar, Begini Kronologinya

Sebelumnya ratusan warga Nagari Sungai Pagu Solsel - Sumbar menyerang Mapolsek Sungai Pagu dan melemparinya dengan batu sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu 27 Januari 2021. Akibat kejadian itu, kaca mapolsek mengalami pecah-pecah.

Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto menjelaskan, kejadian berawal saat petugas menangkap DPO kasus perjudian berinsial DG di Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solsel - Sumbar sekitar pukul 14.30 WIB.

baca juga: TSR II Pemkab Tanah Datar Ingatkan Jemaah Masjid Terapkan Protokol Kesehatan

Namun saat akan ditangkap, DPO itu malah melakukan perlawanan dan melakukan penusukan terhadap Personil Opsnal Sat Reskrim bernama Brigadir Kancep Rianto. Akibat kejadian itu, Kancep Rianto mengalami luka sayat di dada dan lengan.

Karena keselamatan anggota terancam, maka petugas akhirnya menembak DG. Naas, nyawa DG tak tertolong saat dirawat di RSUD Solsel .

Tewasnya DG memicu reaksi dari pihak keluarga dan masyarakat. Sekitar pukul 15.30 WIB, pihak keluarga dan warga Koto Baru menyerang Mapolsek dan melemparnya dengan batu yang membuat kaca mapolsek pecah dan berserakan di lantai.

Tak hanya itu, warga yang kesal juga memblokade Jalan Nasional Muara Labuh Padang Aro, yang lokasinya tak jauh dari RSUD Solsel

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi