Erick Thohir Sebut 3,5 Juta Dirumahkan Akibat Pandemi, 3 Juta Angkatan Kerja Baru Butuh Pekerjaan

Erick Thohir
Erick Thohir (Suara.com/Ummi HS)

KLIKPOSITIF - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, wabah Covid-19 mengakibatkan 3,5 juta pekerja dirumahkan.

Dari keseluruhan jumlah tersebut, 3 persen diantaranya merupakan pekerja di rentang usia produktif yaitu 18 hingga 30 tahun.

baca juga: Ini Kata Erick Thohir Kepada Investor China Jika Mendapat Halangan Izin dan Pembangunan di Indonesia

"Berdasarkan data yang baru keluar, sebanyak 3,5 juta pekerja dirumahkan sebagai dampak pandemi Covid-19. Sebagian besar berada di usia yang sangat produktif," kata Erick, Jumat (22/1/2021) kemarin.

Sementara, ada lebih dari 3 juta angkatan kerja baru membutuhkan pekerjaan. Banyaknya warga yang dirumahkan, ditambah dengan yang belum bekerja, maka program pemberdayaan dan lowongan kerja sangat dibutuhkan masyarakat.

baca juga: Andre Rosiade Fasilitasi Lima Bupati dan Wako Sumbar Bertemu Menteri BUMN Demi Percepatan Pembangunan

"Sudah seyogyanya kita semua membuat program-program yang bisa langsung ke tujuannya. Tidak bekepanjangan dengan birokrasi berbelit-belit, tapi bisa lngsung dirasakan," tuturnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).

Ia menuturkan, ada banyak kesempatan untuk membangun fondasi untuk pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dengan memanfaatkan peluang besar di ekonomi syariah.

baca juga: Tidak Mau Kalah dengan Negara Besar Lainnya, Erick Thohir : Kita Bisa Jadi Pemain Global

Ia juga meminta warga memanfaatkan pengembangan indsutri halal yang memiliki potensi sangat besar, termasuk bisnis makanan, fashion, kosmetik, dan keuangan.

"Untuk fashion misalnya, kita punya pasar besar. Bagaimana caranya kita menjadi trendsetter di negara-negara tetangga dan dunia," tutup Erick.

baca juga: Andre Rosiade: Ekosistem BUMN Ultra Mikro untuk Perangi Rentenir!

Sumber : suara.com

Editor: Haswandi