Terus Menanjak, Kasus Covid-19 di Kota Solok Capai 559 Orang

Kantor Balaikota Solok
Kantor Balaikota Solok (Prokomp)

SOLOK KOTA , KLIKPOSITIF -Laju penyebaran Corona Virus Desease 2019 di Kota Solok masih belum terbendung. Minggu (17/1/2021) sebanyak 12 orang warga Kota Solok dinyatakan positif Covid-19.

Penambahan kasus baru itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Fakultas Kedokteran Unand. Sampel dikirim oleh Posko COVID-19 Banda Panduang, RSUD M Natsir dan RST.

baca juga: Baru Dilahirkan, Bayi Perempuan Ditinggal Ibunya dekat WC di Air Dingin Solok

"Kamis kemarin, 14 Januari 2021, kita kirimkan sampel dan hasilnya 24 orang dinyatakan positif Covid-19. Dari hasil tracking, 12 orang lainnya merupakan warga kabupaten Solok ," ungkap Sekretaris penanganan Covid-19 kota Solok , Syaiful Rustam.

Dirincikannya, penambahan pasien Covid-19 diantaranya, DA (30) warga Kelurahan Tanah Garam. Pasien mengalami demam, mencret, mual, indra penciuman tidak berfungsi.

baca juga: PSSI Askot Solok Periode 2021-2025 Dilantik

Kemudian S (27) warga Kelurahan Tanah Garam. Pasien mengeluhkan flu dan demam. Berikutnya IRY berinisial WT (30) warga kelurahan VI Suku. Yang bersangkutan mengalami anosmia.

Berikutnya, satu orang ASN Polri berinsial YN (41) warga Sawah Piai Kelurahan Tanah Garam, dalam riwayatnya, pasien baru kembali melakukan perjalanan luar daerah, pasien mengeluhkan batuk, anosmia dan diare.

baca juga: Jelang Puasa, Lembaga Adat Kota Solok Silahturahmi Dengan Pemko

Selain itu, seorang anggota Polri berinisial S (46) juga dilaporkan positif Covid-19. S (46) warga Sawah Piai Kelurahan Tanah Garam. Pasien mengalami rasa lidah negatif, anosmia, demam, batuk serta juga komorbid jantung dan hipertensi.

Selanjutnya, pelajar berinisial NUW (13) warga kelurahan Tanah Garam. Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif dan mengalami flu.

baca juga: Pemko Solok Terima Penghargaan TP2DD dari BI Perwakilan Sumbar

Seorang pegawai kontrak BPBD Kota Solok juga positif, wanita berinisial CPA (24) warga Kelurahan VI Suku. Pasien mengalami anosmia. Kemudian KA (52) ASN SMK 2 Solok , warga kelurahan Kampung Jawa.

ERH (26) perawat klinik Polres Solok kota, warga kelurahan VI Suku, LBF (26) pegawai kontrak BPN Kabupaten Solok , warga Kelurahan PPA. Yang bersangkutan mengalami anosmia.

AMM (27) ASN RSUD M Natsir warga Kelurahan Laing, yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif dan mengalami anosmia, demam. Dan SJ (28) karyawan Apotik RSUD M Natsir, Kelurahan Simpang Rumbio, Yang bersangkutan mengalami anosmia.

Dengan tambahan 12 kasus baru itu, menjadikan kasus Covid-19 di Kota Solok menjadi 559 kasus, sementarara itu, 484 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh.

"Dirawat di RSUD M Natsir 1 orang, di RST 6 orang, dirawat di RS Hermina Padang 1 orang, di RSS Bukittinggi 1 orang, kemudian isolasi mandiri 51 orang dan meninggal 14 orang," terang Syaiful Rustam.

Seiring dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Solok , Pemko meminta masyarakat untuk tetap memprioritaskan penerapan protokol Covid-19. Terutama menggunakan masker, menjaga jarak dan membiasakan mencuci tangan dengan sabun.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah