Menhan: Negosiasi Upaya Terbaik Bebaskan WNI dari Abu Sayyaf

Ilustrasi
Ilustrasi ()

KLIKPOSITIF - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan ada tiga opsi yang bisa digunakan untuk menyelamatkan 10 WNI yang ditawan Abu Sayyaf. Dia mengatakan pemerintah bisa menggunakan upaya diplomasi, negosiasi dan operasi militer.

Ryamizard berpendapat negosiasi adalah opsi yang paling tepat. Namun yang harus melakukan negosiasi adalah perusahaan terkait, bukannya pemerintah. "Pemerintah tidak boleh melakukan negosiasi," ujarnya.

baca juga: Prabowo Temui Menhan Austria, Bahas Soal Pertahanan

Dia menjelaskan pilihan lainnya, seperti operasi militer sangat berbahaya. Dia mengganakan operasi militer berpotensi besar memakan korban. "Kalau korbannya yang rampok, enggak masalah. Tapi kalau WNI kita? Kita akan menyalahkan Filipina juga," ujarnya.

Ryamizard menambahkan informasi terbaru yang dia terima, 10 warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf dalam keadaan baik. Hingga hari ini, sudah hampir tiga pekan kelompok Abu Sayyaf menyandera 10 WNI . Sepuluh WNI itu merupakan awak kapal tunda Brahma 12 yang dibajak.

baca juga: Membaca Maksud Amerika Undang Prabowo, Ini Kata Guru Besar Hukum Internasional UI

Kelompok Abu Sayyaf meminta uang sebesar 50 juta peso atau sekitar Rp 14,3 miliar sebagai tebusan kepada pemilik kapal.

Penulis: Fitria Marlina