Harimau dan Beruang Masuk Kampung, BKSDA Agam Pasang Perangkap

Petugas Saat Memasang Perangkap
Petugas Saat Memasang Perangkap (BKSDA Agam)

AGAM , KLIKPOSITIF - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam mengingatkan warga di Jorong Cubadak Lilin, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, agar waspada terhadap keberadaan satwa liar.

Petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Ade Putra mengatakan, pihaknya memasang 3 unit kamera trap dan 1 perangkap di kampung tersebut guna memantau satwa yang meneror ternak warga.

baca juga: Disparpora Agam Dorong Terbentuknya Pokdarwis

"Kamis lalu, seekor kambing warga mati dimakan satwa 50 meter dari kandangnya. Di sekitar lokasi, kita mendapati kotoran beruang madu, " ucap Ade, Kamis 1 Oktober 2020.

Selanjutnya, masih di kampung yang sama, juga terjadi serangan lain, seekor kerbau warga terluka akibat diserang hewan liar. Berdasarkan identifikasi, kemungkinan kerbau itu diserang harimau sumatera .

baca juga: Kualitas Hidup Masyarakat Agam Terus Meningkat

Selain memasang kamera dan kandang perangkap, kata Ade, BKSDA juga mengintensifkan patroli pengamanan di sekitar lokasi untuk memberikan rasa aman bagi warga sekitar.

"Kita imbau warga agar hati-hati saat berada di ladang dan juga mengamankan hewan ternaknya," pesan Ade.

baca juga: Banjir di Jalanan Lubuk Basung, Sejumlah Kendaraan Mogok

Serangan terhadap ternak warga, kerap terjadi di Agam , terutama di wilayah Matur, Palembayan serta Palupuah karena dekat dengan Cagar Alam Maninjau yang menjadi habitat dari sejumlah satwa dilindungi seperti harimau dan beruang.

Editor: Hatta Rizal