Untuk ASN dan Pejabat selama Pilkada, Jasman: Kalau Tidak Netral, Maaf Saya Tidak Bisa Menolong

Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal Sidak dihari Pertama Dinas di Solsel
Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal Sidak dihari Pertama Dinas di Solsel (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Pjs Bupati Solok Selatan ( Solsel ) memberikan peringatan keras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk pejabat di daerah itu agar menjaga netralitas selama Pilkada.

"Aturannya jelas, ASN harus netral, apalagi pejabat. Jka terbukti ada yang tidak netral atau memihak salah satu calon, maaf saya tidak bisa menolong," kata Jasman.

baca juga: Pj. Sekdakab Solsel: ASN Tetap Semangat Jalankan Tugas di Tengah Pandemi

Pernyataan itu disampaikan Jasman di hadapan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat melakukan rapat sekaligus perkenalan di Aula Kantor Bupati Solsel .

"Saya sudah mendapat laporan dari masyarakat di hari pertama sampai di sini. Pejabat A mendukung Sianu Pak, Wali Nagari ini mendukung calon itu pak," kata Jasman

baca juga: Menolak Gelar Datuknya Saat Masih Sekolah, Jasman Rizal Kini Resmi Sandang Gelar Adat Ketika Jabat PJS Bupati Solsel

Jasman mengakui Ada ASN yang memiliki hubungan emosional kekeluargaan dengan salah satu calon, tetapi menurutnya sikap netralitas tetap harus dijaga karena UU sudah sangat jelas mengatur.

"Selama tidak terbukti silahkan saja, tetapi kalau terbukti maka harus siap menerima konsekuensinya karena ada sanksi yang mengatur", katanya.

baca juga: Jasman Rizal Terima Gelar Adat "Datuak Bandaro Bendang"

Dia menegaskan meskipun hanya sebagai penjabat sementara selama lebih kurang 71 hari, dirinya tetap memiliki kewenangan untuk melakukan mutasi.

"Saya tidak main-main, tugas saya di sini menangani COVID-19 dan menyukseskan Pilkada. Jika ada yang main-main saya sendiri yang akan mengurus langsung ke Kemendagri untuk mutasinya," tegasnya.

baca juga: Bawaslu Solsel Harapkan Pengawasan Partisipatif Meningkat Menjelang Hari Pemungutan Suara

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi