Pandemi Belum Berakhir, Paslon dari Partai Gerindra Diminta Tidak Mengumpulkan Massa yang Banyak

Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sumatera Barat (Sumbar), Adha Putra
Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sumatera Barat (Sumbar), Adha Putra (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sumatera Barat (Sumbar), Adha Putra ingatkan kepada seluruh pasangan calon (paslon) yang diusung oleh Partai Gerindra untuk tidak melakukan aktivitas kampanye dengan massa yang banyak.

Selain itu, pria yang akrab disapa Aad ini juga mengingatkan untuk menjaga selalu protokol kesehatan, saat melakukan kegiatan kampanye.

baca juga: Pemerintah Ungkap Puluhan Ribu Pasangan Muda Menikah Dampak dari Pandemi

"Saya berharap, tidak ada pengumpulan masa dengan jumlah yang banyak saat para kandidat calon melakukan aktivitas kampanye, karena mengingat situasi Pandemi COVID-19 yang tidak kunjung berakhir," ujar Adha Putra, Senin 28 September 2020, melalui rilis yang diterima KLIKPOSITIF .

Ia juga mengingatkan soal protokol COVID-19 agar bisa diterapkan oleh setiap kandidat dalam melakukan aktivitas kampanye, dan diharapkan tim relawan melakukan kampanye secara door to door.

baca juga: COVID; Selain Serang Imun Tubuh, Juga Berimbas ke Obesitas

"Sesuai instruksi Pak Sekjen Ahmad Muzani, para paslon dan kader Partai Gerindra diminta mengurangi kumpul-kumpul di masa pandemi ini. Terapkan protokol kesehatan, selalu gunakan masker, kalau bisa door-to door," ujar Aad.

Selain itu, Aad mengatakan, kampanye di media cetak, media daring dan media sosial juga sangat efektif dilakukan saat pandemi COVID-19.

baca juga: Pakar UI Sebut Belum Ada Klaster Corona Sejak Kepulangan Rizieq Shihab

"Kami tidak ingin ada klaster baru di Pilkada ini. Kalau bisa manfaatkanlah media-media yang ada seperti baliho, spanduk, media sosial, media cetak, elektronik dan lainnya. Semoga tidak ada penambahan klaster baru di Pilkada ini," harapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jendral DPP Gerindra Ahmad Muzani meminta kepada para calon kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati hingga wali kota yang diusung Partai Gerindra untuk menjaga ketertiban, kerukunan dan persatuan. Mereka ditegaskan Ahmad Muzani harus tetap menjujung tinggi Pancasila sebagai dasar negara.

baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Ini Perintah Presiden Jokowi

Selain itu, para calon kepala daerah harus terus mengedepankan kampanye damai.

"Semua rival kita di pilkada gubernur, bupati, walikota adalah sahabat kita, saudara kita, dan itu semua adalah orang-orang yang bertekad sama baiknya dengan kita dalam hal memajukan masyarakat, meningkatkan pembangunan dan memajukan daerah kita masing-masing," jelas Ahmad Muzani.

Bersamaan dengan hal tersebut, para calon kepala daerah harus menjunjung tinggi azas kesehatan, protokol kesehatan, dan protokol COVID-19 selama kampanye.

Simpatisan maupun kader pendukung ditegaskan Ahmad Muzani agar tidak berkerumun dalam jumlah banyak, tetap menjaga jarak dan senantiasa mengenakan masker.

"Oleh karena itu, semua calon bupati, gubernur, dan walikota yang diusung Partai Gerindra , kami meminta dengan hormat agar dalam meyakinkan calon pemilihnya masing-masing tetap menjunjung tinggi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, dan tetap mencuci tangan serta tidak berkerumunan dalam jumlah yang banyak," jelas Ahmad Muzani.

Dirinya juga berharap agar kampanye tidak melibatkan banyak orang. Begitu juga dengan konser musik yang melibatkan banyak orang juga harus ditiadakan.

"Kita berharap saudara-saudara semuanya tetap menaati ini. Karena keselamatan para pemilih kita adalah yang utama. Partai Gerindra tidak akan mendukung calon gubernur, wali kota, bupati, dan wakilnya yang menghalalkan semua cara yang akhirnya bisa mengorbankan masyarakat," ungkap Ahmad Muzani.

"Keselamatan warga kita dalam suasana COVID-19 ini dan saya berharap kita semua tetap sehat. Pilkada yang berlangsung 9 Desember (2020) nanti juga berjalan lancar dan semuanya selamat, terhindar dari COVID-19," tutupnya.

Editor: Haswandi