PJS Bupati Solsel Mulai Tegakkan Aturan Terkait Corona, Ini Langkah yang Dibuat

Suasana Rapat di Rumah Dinas Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal Minggu 27/9 malam
Suasana Rapat di Rumah Dinas Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal Minggu 27/9 malam (Dok Hms)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Pjs Bupati Solok Selatan ( Solsel ) Jasman Rizal mengambil langkah tegas penangan Covid-19 sekaitan peningkatan status zonasi Solok Selatan dari Zona Kuning menjadi zona orange.

Tindakan tegas tersebut disampaikan Pjs Bupati Jasman Rizal dalam rapat dengan Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dirumah Dinas Bupati Minggu malam, 27/9.

baca juga: Durasi Tidur Anak Perlu Disesuaikan dengan Usainya

"Ada peningkatan Status Zonasi Covid-19, sekarang satus Solok selatan naik dari Zona Kuning menjadi Orange,

Segera dilaksanakan uji Swab sebanyak-banyaknya", kata Firdaus Firman

baca juga: Dodi Hendra, Anggota DPRD Solok yang Peduli Warga Terdampak Pandemi Bagikan Ribuan Paket Sembako dan Ratusan APK

Semua aparatur di daerah itu katanya, terutama yang berasal dari luar daerah , diwajibkan melakukan uji swab dan dilarang masuk kantor hingga hasilnya keluar.

"Segala aktifitas di sekolah dihentikan dan digantikan dengan PBJJ. Kadis Pendidikan segera membuat edaran, dan diedarkan ke seluruh sekolah. Termasuk pesantren dan dikomunikasikan nanti dengan pihak Kemenag," katanya.

baca juga: Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pelanggaran Jadwal Kampanye Salah Satu Paslon Pilgub Sumbar

Pesta perkawinan katanya, bisa dilakukan dengan syarat harus dilakukan secara ketat penerapan protokol pencegahan Covid-19.

"Kita tugaskan Satpol PP untuk menyiapkan segala sesuatu aturannya, mengingat Di sebuah daerah bahkan terjadi banyak orang satu kampung yang terpapar seusai mengadakan pesta perkawinan (baralek)", kata Jasman

baca juga: Sekolah Tatap Muka Terbatas Dimulai di Payakumbuh, SMP Ini Bagikan Masker

Menurut Jasman Banyak hal yang akan dievaluasi dan dilarang terkait perubahan zonasi Solsel yang telah berubah menjadi orange.

"Saya selaku pimpinan saat ini yang akan bertanggungjawab, jika tidak berupaya maksimal dalam pencegahan wabah ini", katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Eko Fajri