Berpartisipasi Aktif Tanggulangi Dampak Covid-19, Semen Padang Terima Penghargaan dari Pemko Padang

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri (kanan) menerima penghargaan daei Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri (kanan) menerima penghargaan daei Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah. (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Upaya PT Semen Padang dalam memutus rantai penularan Covid-19 diaperesiasi Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Apresiasi itu, ditandai dengan pemberian penghargaan atas partisipasi/bantuan/sumbangan dalam rangka penanganan Corona Virus Deseases (Covid-19) di Kota Padang .

Penghargaan dari Pemko Padang itu, diserahkan oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dan diterima oleh Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri pada Malam Apresiasi Atas Partisipasi Aktif Penanganan Dampak Covid-19 yang digelar di Grand Zuri Hotel, Senin (21/9/2020) malam.

baca juga: Hari Ini, Satu Pasien COVID-19 di Pessel Meninggal Dunia

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, penghargaan itu diberikan, karena PT Semen Padang sebagai BUMN terbesar di Kota Padang , telah ikut serta berpartisipasi aktif dalam membantu dan meringankan beban Pemko Padang dalam memanggulangi dampak Covid-19 di Kota Padang melalui berbagai bantuan.

Di antaranya, pemberian bantuan sembako sebanyak 7.149 paket untuk masyarakat Kecamatan Lubuk Kilangan. "Alhamdulillah, bantuan dari PT Semen Padang ini sangat meringankan beban masyarakat Kota Padang , khususnya Lubuk Kilangan," kata Mahyeldi Ansharullah usai acara Malam Apresiasi Atas Partisipasi Aktif Penanganan Dampak Covid-19.

baca juga: Tanah Datar Sudah Kirim 5.939 Sampel, 557 Orang Terkonfirmasi Positif COVID-19

Selain PT Semen Padang , penghargaan itu juga diserahkan kepada 61 BUMN/BUMD dan instansi swasta yang telah berpartisipasi aktif dalam menanggulangi dampak Covid-19. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Padang Hendri Septa, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, seluruh Asisten Pemko Padang dan Kepala SKPD di lingkungan Pemko Padang .

Mahyeldi juga menyampaikan, selain dapat meringankan beban Pemko Padang dalam menanggulangi dampak Covid-19, keterlibatan PT Semen Padang dan puluhan BUMN/BUMD serta instansi swasta lainnya yang ada di Kota Padang ini diberikan penghargaan, juga dapat mengatasi permasalahan berupa penyediaan masker, APD berbagai kebutuhan lainnya dalam mengantisipasi penularan Covid-19.

baca juga: Positif COVID-19, Kondisi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh Sudah Stabil

Contohnya, ketika di awal wabah Covid-19 mulai menyebar di Kota Padang . Pemko Padang yang saat itu mengalami keterbatasan anggaran untuk menangani dampak Covid-19, kemudian menggelar rapat dengan pihak rumah sakit, dan ternyata pihak rumah sakit kewalahan mengatasi pasien positif Covid-19, ditambah lagi ketersediaan APD di rumah sakit juga terbatas.

"Saat rapat itu, saya katakan, apa pun yang terjadi, kita harus mempersiapkan segala peralatan, termasuk peralatan untuk mendeteksi warga yang positif Covid-19. Alhamdulilkah, berkat dukungan dari berbagai BUMN/BUMD dan instansi swasta yang ada di Kota Padang , berbagai permasalah itu dapat diatasi, termasuk permasalahan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19," ujarnya.

baca juga: DPR Minta Pemerintah Serius Tentukan Hasil 'Swab' Calon Jemaah Umrah

Oleh sebab itu, sambung Mahyeldi, sebagai Walikota Padang, Ia pun mengucapkan terimakasih banyak atas dukungan BUMN/BUMD dan instansi lain yang telah ikut berpatrisipasi menanggulangi dampak Covud-19 di Kota Padang . "Mudah-mudahan malam partisipasi ini, juga dapat mendorong berbagai pihak lainnya untuk ikut serta menanggulangi dampak Covid-19 di Kota Padang ," imbuhnya.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri didampingi Kepala Unit CSR , Muhamad Ikrar mengatakan, selain untuk masyarakat Lubuk Kilangan, bantuan sembako juga diserahkan kepada masyarakat di tiga kelurahan di Kecamatau Pauh, yaitu Kelurahan Limau Manis Selatan, Kelurahan Limau Manis, dan Kelurahan Lambung Bukit.

"Selain masyarakat Lubuk Kilangan dan masyarakat di tiga kelurahan di Pauh, PT Semen Padang juga menyerahkan bantuan paket sembako untuk Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubeg. Jadi jumlah keseluruhannya, ada sebanyak 12.255 paket sembako yang diberikan. Penyerahan sembako itu bekerjasama dengan Forum Nagari di masing-masing kelurahan," kata Oktoweri.

PT Semen Padang juga menyalurkan bantuan thermogun ke instansi-instansi pemerintahan, menyalurkan bantuan sarana cuci tangan untuk seluruh pasar di Kota Padang , Mako Pol PP Kota Padang , Kantor Walikota Padang, Polresta Padang, Puskesmas Pauh, Puskesmas Lubuk Kilangan, Puskesmas Lubeg, dan untuk seluruh posko cek point di setiap perbatasan di Kota Padang saat Pemko Padang memberlakukan PSBB.

Kemudian, juga ada pembagian masker sebanyak 1000 pcs untuk pedagang dan 1000 pcs untuk Tim Satgas Covid-19 Kota Padang , serta membantu penyediaan ruang isolasi yang dilengkapi Hepa Filter untuk setiap kamar di lantai 4 dan 5 Semen Padang Hospital (SPH), dan pemberian bantuan bilik sterilisasi untuk RSUP Dr.M Djamil, RSUD Rasyidin, RS Unand, dan juga untuk SPH.

"PT Semen Padang juga memberikan bantuan bilik sterilisasi untuk Polresta Padang dan melalui Tim Reaksi Cepat PT Semen Padang melakukan penyemprotan cairan disenfektan secara rutin di Pasar Bandar Buat dan Pasar Indarung dua kali dalam seminggu, serta melakukan penyemprotan fasum di Lubuk kilangan bekerjasama dengan Pol PP Kota Padang dan Camat Lubuk Kilangan," ujarnya.

Kepala Unit CSR Semen Padang Muhamad Ikrar menambahkan, berbagai bantuan itu diberikan oleh PT Semen Padang , karena merupakan bagian dari tanggung jawab sosial erusahaan terhadap lingkungan, apalagi WHO sebelumnya juga telah mengeluarkan pernyataan lbahwa wabah Covid-19 merupakan masalah bersama.

"PT Semen Padang juga telah membentuk tim Covid-19. Ada dua tim yang dibentuk, yaitu tim penanganan Covid-19 dan Task Force The New Nornal atau Tim Gugus Tugas Normal Baru. Saat ini, Tim Gugus Tugas Normal Baru masih terus mensosialisasikan kebiasaan baru di lingkungan internal perusahaan maupun di lingkungan eksternal," ungkap Muhamad Ikrar.(*)

Editor: Riki