Polda Sumbar Ringkus Kurir Ganja Lintas Provinsi, 110 Kilogram BB Disita

Press Release Penangkapan Pelaku dengan 110 Kilogram Ganja Kering di Mapolda Sumbar
Press Release Penangkapan Pelaku dengan 110 Kilogram Ganja Kering di Mapolda Sumbar (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kurir ganja lintas provinsi asal Palembang diringkus

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar dengan barang bukti 110 kilogram ganja kering di Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (15/9/2020). Menurut pengakuan pelaku RR (27) hal yang seperti ini merupakan yang kedua kalinya ia lakukan.

baca juga: Andre Rosiade: Polda Sumbar Sudah Terbitkan SP3 untuk Indra Catri Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian

Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Wahyu Sri Bintaro mengatakan, RR dibekuk saat memikul barang bukti yang diduga narkotika jenis ganja ke sebuah rumah kosong. Ganja tersebut terbagi dalam 110 paket ganja masing-masing paket seberat 1 kilogram dan dibungkus karung besar yang dibawa dari wilayah Penyabungan, Sumatera Utara dan akan dibawa ke Jakarta.

"Modusnya ganja yang dibawa dari Sumut ke ditempatkan dulu di Padang dan akan disuplai ke Jakarta," katanya saat Jumpa Pers di Mapolda Sumbar, Kamis (17/9/2020).

baca juga: Polda Sumbar Benarkan Penerbitan SP3 Kasus yang Menjerat Indra Catri

Wahyu menambahkan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pengiriman ganja menggunakan minibus. Mengetahui hal tersebut, Tim Opsnal Ditresnarkoba melakukan pembuntutan hingga masuk ke Kota Padang.

"Kita sempat kehilangan jejaknya, namun setelah kami kembali mendapatkan informasi. Kemudian dilakukan penyelidikan dengan mempersempit lokasi pergerakannya," ujarnya. Pihaknya juga tengah memburu NN yang menyuruh RR untuk membawa ganja tersebut.

baca juga: Peduli Pelaku Usaha Terdampak Covid-19, Kabid Humas Polda Sumbar Serahkan Bantuan

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, RR dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 111 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun dan aksimal 20 tahun penjara.

"Dengan disitanya 110 kilogram ganja kering tersebut, Polda Sumbar telah menyelamatkan 110 ribu orang yang akan mengkonsumsi ganja," kata dia.

baca juga: Amankan MTQ, Ini yang Akan Dilakukan Poda Sumbar

Editor: Muhammad Haikal