Ketua DPRD Pariaman Sebut SDM Pelaku Wisata Jadi Persoalan Wisata di Pariaman

Ketua DPRD saat diwawancarai
Ketua DPRD saat diwawancarai (Rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Ketua DPRD Kota Pariaman , Fitri Nora, mengatakan persoalan wisata di kota Pariaman saat ini adalah terkait perilaku atau sumber daya manusia (SDM) dari pelaku wisata itu sendiri.

"Di Kota Pariaman sudah banyak objek wisata, tak perlu penambahan destinasi wisata baru, tinggal mengelola yang telah ada," ungkap Fitri Nora, Rabu 16 September 2020.

baca juga: Sebulan Ini Sudah Tiga Kali Peristiwa Kecelakaan yang Melibatkan Kereta Api dan Mobil di Pariaman

Dia mengatakan saat ini dibutuhkan manajemen untuk membentuk mentalitas yang baik dari perilaku wisata itu sendiri. "Bagaimana pelaku wisata bisa menyesuaikan diri dengan pengunjung wisata. Pelaku wisata harus bisa menyenangkan pengunjung wisata, dalam arti tidak memungut biaya terlalu tinggi, serta tidak arogan. Hal ini jelas sangat memengaruhi keberhasilan sektor wisata Pariaman ," jelas Ketua DPRD itu.

Dijelaskannya pelaku wisata yang dimaksud meliputi, pegawai perhotelan, rumah makan, pedagang di objek wisata, tukang parkir. "Intinya seluruh yang terlibat di ruang lingkup wisata," ulas Fitri.

baca juga: Kereta Api Tabrak Mobil di Perlintasan, Ini Penjelasan PT KAI Sumbar

Maka dari itu, kata dia lagi, Pemerintah Kota Pariaman diharapkan dapat memberi pelatihan kepada pelaku wisata terkait bagaimana cara melayani pengunjung dan hal lainnya.

"Secara teknis pelaku usaha harus memiliki keterampilan dalam melayani pengunjung wisata. Baik dan buruknya wisata di Pariaman bergantung pada hal itu selain produk dan keelokan destinasi wisata," kata Fitri.

baca juga: Bawaslu Solsel Harapkan Pengawasan Partisipatif Meningkat Menjelang Hari Pemungutan Suara

Dia berharap Pemerintah Kota Pariaman fokus pada hal tersebut ketimbang membuka objek wisata baru.

"Untuk hal itu semua, kami dari DPRD Kota akan siap mendukung Pemerintahan dalam penyediaan anggaran. Di Pariaman ini satu-satunya peluang paling tinggi adalah wisata," tutur Fitri Nora.

baca juga: Lagi, Kereta Api Tabrak Mobil di Pariaman

Penulis: Rehasa | Editor: Ramadhani