Ranperda Tatanan Kehidupan Baru Tekankan Disiplin Masyarakat Gunakan Masker

Penggunaan masker
Penggunaan masker (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

PADANG, KLIKPOSITIF - Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda ) pola tatanan kehidupan baru, Sitti Izzati Aziz mengatakan, Ranperda tatanan kehidupan normal baru, lebih menekankan disiplin masyarakat menggunakan masker.

"Kita lebih mendorong dan menekan masyarakat agar disiplin menggunakan masker. InsyaAllah jika kita menggunakan masker saat berada di luar, maka penularannya tidak cepat," katanya saat dihubungi di Padang.

baca juga: Kisah Ria Oktorina, Penyintas Covid-19 Asal Solok Sumbar

Ia mengatakan selain mendorong masyarakat agar lebih disiplin menggunakan masker, sanksi-sanksi juga diatur dalam Ranperda itu.

"Kemarin kita melakukan diskusi dan masukan dari uji publik, dengan mengundang Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan perwakilan kabupaten/kota. Mereka mengharapkan ada sanksi, sanksinya bertahap, ada sanksi administrasi, kemudian sanksi sosial yang juga nantinya akan disesuaikan dengan Undang-undang yang berlaku," jelasnya.

baca juga: KPU Padang Catat Sudah 469 KPPS Reaktif Covid-19, Bagaimana Persiapan Pencoblosan?

Dalam usulan itu juga ada denda administrasi berupa uang senilai Rp250 ribu, ada yang mengusulkan Rp50 ribu, dan ada yang Rp10 ribu.

"Banyak usulan yang kita terima, namun belum kita putuskan berapa karena belum finalisasi. Sejauh ini belum ada pembicaraan hingga pidana, masih sebatas sanksi administrasi dan sanksi sosial," terangnya.

baca juga: Bayi Ini Lahir dengan Antibodi Covid-19

Selain itu, dalam pembahasan, pihaknya juga lebih menekankan kepada masyarakat agar menggunakan masket kemana pergi.

Di sisi lain, Perda ini nantinya juga memperkuat gerakan menggunakan masker yang sudah di launcing oleh pemerintah sebanyak 3 juta masker.

baca juga: Kemendikbud: Orang Tua Berhak Tolak Anaknya Belajar Tatap Muka, Tapi....

Ranperda ini rencananya akan disahkan besok, Jumat 11 September 2020. Perda ini diharapkan nantinya bisa mengurangi kasus positif COVID-19. (*)

Editor: Fitria Marlina