Polda Sumbar Tetapkan Bupati Agam Indra Catri Tersangka Ujaran Kebencian dan Pencemaran Nama Baik

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, pihaknya menetapkan Bupati Agam Indra Catri sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap anggota DPR RI Mulyadi melalui akun facebook palsu bernama Mar Yanto.

Penetapan tersangka, setelah melakukan penyidikan dan mengambil keterangan saksi ahli dan labfor forensik ditemukan tersangka baru.

baca juga: Gempa Guncang Pagai Selatan Mentawai, Dirasakan Hingga ke Padang

"Setelah dilakukan pengembangan Indra Catri ditetapkan sebagai tersangka tambahan, berdasarkan surat tap/33/VII/Reg 2.5/2020/Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020," katanya di Mapolda Sumbar, Selasa (11/8/2020).

Seperti diberitakan KLIKPOSITIF sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) juga telah melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap tiga orang. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penyidik atas laporan pencemaran nama baik anggota DPR-RI Mulyadi.

baca juga: Urai Kemacetan, NA-IC Berencana Bangun Jalan Layang Sitinjau Laut Indarung - Solok

"Pelaku masing-masing berinisial Rb, RZ dan ERI. Dua ditangkap di Agam dan satu di Padang, ditangkap hari ini," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Rabu (17/6/2020) lalu.

Satake menambahkan, ia belum bisa menyebutkan peran para pelaku dalam pencemaran nama baik. "Sementara informasi awal itulah, yang lengkap nanti akan kita rilis. Ini kan baru ditangkap selanjutnya akan diperiksa lebih mendalam," ujarnya.

baca juga: NA-IC Akan Jadikan Masjid Raya Sumbar Bercita Rasa Masjidil Haram dan Nabawi

Editor: Muhammad Haikal