Tak Ada Lockdown di Guguak Tinggi Agam, Masyarakat: Situasi Aman Saja

Jembatan Penghubung Jorong Guguak Tinggi dan Guguak Randah/Pict 2016
Jembatan Penghubung Jorong Guguak Tinggi dan Guguak Randah/Pict 2016 (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM , KLIKPOSITIF --Tokoh masyarakat Hendra Hanafi membantah pernyataan sepihak Pemda Agam soal Lockdownnya Jorong Guguak Tinggi pasca ditemukannya kasus COVID-19 di daerahnya itu.

Menurutnya, pernyataan lockdown itu merugikan warga dan tak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

baca juga: Irwan Prayitno: Perlu Sinergsitas Anggaran Pusat dan Daerah untuk Infrastruktur Darat

"Sampai saat ini tak ada lockdown. Warga masih beraktivitas normal, situasi aman terkendali. Mohon sebelum memberikan pernyataan dilihat dulu situasi di lokasi,"kata Hendra Hanafi, baru-baru ini.

Ia mengatakan, perihal lockdown membuat situasi tak kondusif bahkan muncul ketakutan untuk berinteraksi.

baca juga: Program Pasangan Mulyadi-Ali Mukhni: Bersihkan Sumbar dari LGBT

"Isu-isu ini membingungkan masyarakat. Padahal kenyataannya, masyarakat tetap bekerja seperti biasa tak ada masalah. Hanya saja, diingatkan kepada warga untuk tetap menjalani protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah, ini hanya PSBB skala Jorong,"katanya.

Pemda Agam sendiri katanya, tak pernah turun ke Jorong Guguak Tinggi sehingga tak mengetahui bagaimana situasi dan kondisi disana.

baca juga: Kisah Azwardi Merawat Tiga Anaknya yang Mengalami Karapuhan Tulang Semenjak Bayi

"Kita imbau kepada publik jika ada isu-isu terkait situasi disini, mohon konfirmasi langsung kepada kami, karena kamilah yang lebih tahu situasi disini,"ucapnya.

Hendra melanjutkan, ada 12 orang yang dikonfirmasi positif dan kondisinya baik-baik saja. Ia pun menyatakan jika kasus penularan tak bisa digolongkan tinggi karena swab tracing kepada warga hasilnya negatif.

baca juga: Beritakan Nasrul Abit Keturunan Partai Komunis, Pimred Akurat.co Minta Maaf

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Ramadhani