Kader Banyak Kembalikan KTA, Ismunandi Sebut Gerindra Tetap Solid di Bukittinggi

Ilustrasi Partai Gerindra
Ilustrasi Partai Gerindra (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Ismunandi Sofyan angkat bicara pasca dicopot sebagai Ketua DPC Gerindra Bukittinggi . Jabatan Ismunandi, saat ini diisi Erman Safar yang notabenenya baru bergabung dengan Gerindra sejak 2019.

Ia mengatakan, penggantian Ketua DPC merupakan hal lumrah, dan tak mempermasalahkannya karena keputusan itu berasal dari DPP Gerindra. Kekinian, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Gerindra Sumatera Barat.

baca juga: Gelar Grand Launching, Santika Hotel Bukittinggi Beberkan Berbagai Keunggulan yang Dimilikinya

"Saya ditarik ke Provinsi Sumbar awalnya untuk Sekretaris, kemudian dipindahkan ke posisi Wakil Ketua. Wajarlah kekosongan ini diisi Erman Safar," sebut Ismunandi, Minggu 2 Agustus 2020.

Sebagian besar kader partai, katanya, bisa menerima kondisi tersebut. Hanya saja, kader mempertanyakan soal SK kepengurusan yang baru karena mereka merasa punya andil dalam membesarkan partai sejak 2008.

baca juga: Pemerintah Kota Bukittinggi Masih Izinkan Warga Gelar Resepsi Pernikahan

"Kader telah mengorbankan banyak hal untuk Gerindra sejak lama. Setelah itu, secara mendadak, keluar SK dan isinya adalah orang yang baru. Sebagian besar kader mempertanyakan ini dan muncul kekecewaan," lanjutnya.

Para kader, ucap Ismunandi, tetap solid ke Gerindra, namun mereka hanya mempertanyakan apakah Gerindra bukan partai kader lagi sebab mulai dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara yang baru bukan hasil kaderisasi.

baca juga: Hotel Santika Bukittinggi, Siap Berikan Pengalaman Terbaik Nikmati Wisata Anda

"Banyak kader mengembalikan KTAnya karena kecewa, namun masih menganggap Gerindra sebagai kapal. Intinya mereka menunggu apakah Gerindra bukan partai kader," sambung Ismunandi.

Kendati demikian, Ismunandi menegaskan ia akan tetap menjalankan putusan partai termasuk mendukung Erman Safar yang direkomendasikan Gerindra maju sebagai Calon Wali Kota Bukittinggi .

baca juga: Masih Banyak Pedagang Belum Huni Toko di Pasa Ateh, Ini Kata Pemko Bukittinggi

Sebelumnya, pada Jumat 24 Juli 2020, Erman Safar mendapat mandat dari DPP Gerinda berupa SK sebagai Ketua DPC Bukittinggi dan rekomendasi sebagai Calon Wali Kota Bukittinggi .

Keputusan ini, menimbulkan gejolak terutama di tingkat pengurus maupun kader karena mereka merasa tidak dilibatkan. Informasinya lebih dari 130an kader yang telah mengembalikan KTA-nya.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi