PLN Beri Stimulus Tarif Listrik Hingga Akhir Tahun, Ini Rinciannya

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - PLN menyiapkan mekanisme untuk pemberian stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL). Mekanismenya berupa pembebasan rekening minimum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri.

Stimulus TTL tersebut bisa dinikmati pelanggan dengan daya minimum 1300 VA ke atas. Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, apabila pemakaian pelanggan di bawah kWh minimum, maka pelanggan cukup membayar sesuai pemakaian kWh.

baca juga: Harga Tanaman Ini Disebut Sampai Rp100 Juta, Apa Istimewanya?

Selain itu, stimulus TTL juga bakal diberikan bagi pelanggan Sosial daya 220 VA sampai 900 VA serta pelanggan Bisnis dan Industri dengan daya 900 VA. Stimulus yang dimaksud ialah berupa pengurangan biaya beban. "Sebagai BUMN, PLN siap menjalankan kebijakan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan rekening minimum dan biaya beban," kata Bob dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (1/8/2020).

Dengan adanya stimulus TTL tersebut, maka pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan pemakaian riil. Sedangkan selisih dari Rekening Minimum atau Jam Nyala Minimum terhadap rekening realisasi pemakaian serta Biaya Beban menjadi stimulus yang dibayar pemerintah.

baca juga: Komisi III Minta Kejaksaan Agung Tingkatkan Pengawasan Internal

Meskipun mengurangi beban para pelanggan, PLN memastikan tidak akan mempengaruhi keuangan PLN . Sebab, setiap stimulus yang bakal diberikan itu akan diganti pemerintah dengan kompensasi. Pemberian stimulus TTL ini sama saja seperti pemberian stimulus kepada pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta industri dan bisnis kecil berdaya 450 VA.

Stimulus TTL mulai berlaku sejak rekening Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember Tahun 2020.

baca juga: Pro Kontra Warnai Pembahasan RUU Cipta Kerja Terkait Ketenagakerjaan

Berikut daftar program stimulus TTL yang dikeluarkan PLN :

Pembebasan penerapan ketentuan Rekening Minimum bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala), diberlakukan bagi:

baca juga: Mantan Ketua KPK Jadi Kuasa Hukum Bambang Trihadmojo Gugat Menteri Keuangan, Ini Alasan

Pelanggan Golongan Sosial daya 1300 VA ke atas (S2/1300 VA s.d. S-3/> 200 kVA);

Pelanggan Golongan Bisnis daya 1300 VA ke atas (B1/1.300 VA s.d. B-3/> 200 kVA); dan

Pelanggan Golongan Industri daya 1300 VA ke atas (I-1/1.300 VA s.d. I-4/30.000 kVA ke atas)

Pembebasan penerapan ketentuan Jam Nyala Minimum bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).

Pembebasan Biaya Beban, diberlakukan bagi:

Pelanggan Golongan Sosial daya 220 VA dan 900 VA (S-1/220 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA)

Pelanggan Golongan Bisnis daya 900 VA (B-1/900 VA); dan

Pelanggan Golongan Industri daya 900 VA (1-1/900 VA)

Editor: Ramadhani