Cegah Corona, Pesta Budaya Tabuik di Pariaman Tahun Ini Ditiadakan

Ilustrasi
Ilustrasi (Dok. Klikpositif)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Pesta Budaya Tabuik Piaman tidak digelar tahun ini. Perihal itu telah dibicarakan oleh pihak Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pasa dan V Koto Air Pampan bersama Walikota Pariaman , Kamis (16/7/2020).

Bertempat di ruang Walikota Pariaman , KAN dari dua nagari tersebut telah sepakat untuk tahun 2020 ini pesta budaya tabuik Pariaman ditiadakan untuk antisipasi penyebaran Covid-19.

baca juga: Febri Diansyah Mundur dari KPK, Ini Respon Novel Baswedan

"Kami berusaja melaksanakan rapat KAN Pasa dan V Koto Air Pampan tentang Tabuik tahun 2020 ini, dari hasil rapat itu dapat kesepakatan Tabuik tahun ini ditunda hingga tahun depan," kata Ketua KAN Pasa, Firman Zuhri Darab usai rapat di Balaikota Pariaman , Kamis 16 Juli 2020.

Ketua KAN itu menuturkan, penundaan itu berdasarkan kondisi saat ini wabah covid-19 masih sangat mengkawatirkan. Karena, saat prosesi Tabuik dilaksanakan biasaya ratusan ribu orang akan datang ke Pariaman walaupun itu tidak diundang.

baca juga: Pemerintah Targetkan Emisi Gas Rumah Kaca Turun 834 Juta Ton pada 2030

"Kita tahu kalau saat Tabuik itu akan mengundang orang banyak, datang dari berbagai daerah . Untuk menghindari penularan covid-19 kami sepakat ditunda saja tahun depan," sebutnya.

Kesekapatan itu telah dibicarakan bersama dengan KAN, Tuo Tauik berserta Pemerintahan Kota Pariaman , dimana kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselengarakan mulai dari tanggal 1 Muharram hingga 10 Muharram.

baca juga: Mengaku Selalu Nonton, Ini Kata Mahfud MD Soal Film G30S PKI

Pesta budaya anak nagari Pariaman itu, selain acara puncak juga ada beberapa kegiatan budaya-budaya lainya. Kegiatan ini bahkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan ke Pariaman .

Sementara itu, Walikota Pariaman Genius Umar menyambut baik keputusan dua KAN tersebut. Karena pada dasarnya, Pesta Budaya Tabuik ini merupakan agenda dari masyarakat tersebut, yang disokong oleh pemerintahan Kota Pariaman .

baca juga: Mundur dari KPK, Ini Rencana Febri Diansyah

"Kami atas nama perintah menyambut baik atas keputusan tokoh masyarakat kita, karena melihat kondisi pandemi covid-19 masih belum kondusif, mereka sepakat menunda Tabuik Tahun ini," kata Walikota.

Ia menyampaikan, jika tabuik dipaksakan dilaksanakan tahun ini. Takutnya Kota Pariaman yang saat ini sudah dinyatakan zona hijau bisa terdampak lagi oleh Covid-19 ini. Mengingat begitu bangaknya orang yang datang ke Parjaman saat helatan itu.

"Jangan sampai nanti setelah tabuik ini Kota Pariaman menjadi sumber pertumbuhan covid-19 baru," katanya.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri