Zona Kuning Corona, Tanah Datar Masih Terapkan Belajar Secara Daring

Ilustrasi
Ilustrasi (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Memulai tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020, para siswa mulai dari sekolah dasar sampai SLTA se-Kabupaten Tanah Datar masih melakukan proses belajar mengajar (PBM) secara daring (dalam jaringan).

"PBM secara daring ini dilakukan di seluruh tingkatan baik SD, SLTP, maupun SLTA sederajat, karena Tanah Datar berada di zona kuning kasus COVID-19, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri yang melarang belajar secara tatap muka," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar Riswandi di Pagaruyung, Rabu 8 Juli 2020.

baca juga: Tambah 43 Kasus, Agam Catat Rekor Penambahan Pasien Terbanyak

Ia menyebut berdasarkan analisis yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID -19 Provinsi Sumbar dengan data-data yang ada menyatakan Kabupaten Tanah Datar masuk ke dalam kategori zona kuning penyebaran COVID-19.

Penetapan status zona kuning ini, ucap Riswandi, karena adanya penambahan warga Tanah Datar yang terkonfirmasi positif COVID-19.

baca juga: Turun Status dari Zona Merah ke Zona Orange COVID-19, Ini Kata Pemkab Agam

"Sebenarnya Tanah Datar berada di zona hijau karena hanya tersisa 1 kasus positif yang menunggu proses sembuh, namun beberapa hari lalu terjadi penambahan 3 kasus baru sehingga kembali berada di zona kuning," tutur Riswandi.

Ia mengakui hal ini sudah dilaporkan secara tertulis kepada Bupati Tanah Datar dan saat ini menunggu persetujuan dan arahan pimpinan daerah .

baca juga: Kiat UMKM Binaan Semen Padang Bertahan di Tengah Pandemi, Dapur Yonica Luncurkan Produk Terbaru

"Kita akan evaluasi dulu, selama 3 bulan ini melihat perkembangan kasus COVID-19. Pada pertengahan Oktober, kita tinjau lagi perkembangannya kalau keadaan semakin membaik, baru dilakukan PBM tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ucap Riswandi. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Eko Fajri