Video Anggota Pol PP Bentrok Saat Razia di Kafe Beredar di Medsos, Humas Pessel Buat Klarifikasi

Screenshot video anggota Pol PP bentrok di kawasan kafe Pasir Putih Kambang-Pessel
Screenshot video anggota Pol PP bentrok di kawasan kafe Pasir Putih Kambang-Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Bagian Humas dan Protokoler Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat membatah, jika bentroknya salah seorang anggota Pol PP di daerah itu terjadi akibat salah sasaran menertibkan tempat razia.

Diketahui sebelumnya, beredar sebuah video salah seorang anggota Pol PP di Pessel , bentrok dengan salah seorang oknum warga di media sosial group WhatsApp maupun Facebook.

baca juga: TMMD 109 di Pessel, Para Personel TNI Tak Tinggal Bersama Orang Tua Angkat

Dalam video berdurasi 2.57 detik itu, terlihat salah seorang anggota Pol PP di Pessel , tarik -menarik dengan salah seorang warga dari sebuah kafe yang disebutkan lokasinya terjadi di Pasir Putih Kambang Kecamatan. Video itu, pertama kali terpantau beredar di media Facebook, Minggu 5 Juli 2020 lalu.

Tarik-menarik hingga ke jalan, insiden itu memicu terjadi keramaian. Hingga, pada saat itu, beberapa orang anggota Pol PP lain dan warga mencoba untuk melerai, sampai akhir bubar setelah mobil patroli meninggal lokasi.

baca juga: Bawaslu Pessel Temukan Dua Oknum yang Diduga Langgar Netralitas PNS

Mengingat hal tersebut, Bagian Humas dan Protokoler membuat hak klarifikasi. Berikut penjelasannya:

Sehubungan dengan beredarnya video yang berjudul " Salah Sasaran Tempat Razia, Satuan Polisi Pamong Praja Kena Batunya: Pasir Putih," perlu kami jelaskan sebagai berikut :

baca juga: Kasus COVID di Pessel Terus Bertambah, Total Hingga Hari Ini Sudah Tercatat 253 Orang

1. Tidak benar Satpol PP salah sasaran dalam melaksanakan razia pada malam Minggu 05/07/20, sehingga menimbulkan perlawanan dari masyarakat, sebagaimana judul video tersebut.

2. Bahwa insiden yang terjadi antara salah seorang anggota Satpol PP An. Indra Lesmana dengan salah seorang warga masyarakat Batangkapas (inisial R, sekitar 40 th) tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan razia Satpol PP. Insiden tersebut dipicu oleh persoalan pribadi mereka di luar kedinasan Satpol PP, dan terjadi setelah operasi Satpol PP dilaksanakan.

baca juga: KPU Pessel Belum Tetapkan Besaran Dana Kampanye Peserta Pilkada 2020

3. Kami sangat menyayangkan ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mengedarkan video tersebut di media sosial baik Group WhatsApp maupun facebook.

4. Bahwa operasi rutin yang dilakukan Satpol PP di Kecamatan Sutera dan Lengayang berjalan lancar, tidak ada perlawanan masyarakat. Bahkan ada salah satu kafe yang melanggar ketentuan Peraturan Daerah (Perda) sudah dilakukan tindakan persuasif dengan membuat perjanjian.

5. Bahwa sehubungan dengan insiden kekerasan sebagaimana rekaman video tersebut, Satpol PP menempuh jalur hukum dan sudah melaporkan kepada Polres Pesisir Selatan .

6. Bahwa terkait rekaman video yg telah tersebar di medsos, maka dengan adanya klarifikasi ini diharapkan kepada pihak-pihak yang telah membagikan video tersebut agar menyampaikan penjelasan ini kepada pihak yang sama.

7. Demikian penjelasan ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian semua pihak

Kepala Bagian Humas dan Protokoler

Setda Pesisir Selatan

*RINALDI, S.Pd, M.Si*

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi