Ketua KPK Rayakan Hari Bhayangkara, Ini Kata ICW

Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri
Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri (net)

KLIKPOSITIF - Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai perayaan Hari Bhayangkara di KPK yang digelar oleh Ketua KPK Komjel Pol Firli Bahuri berpotensi menunjukkan loyalitas ganda.

"Tindakan merayakan Hari Bhayangkara di Gedung KPK itu merupakan konsekuensi logis dari sikap Komjen Pol. Firli Bahuri yang menolak mundur sebagai anggota kepolisian," ucap peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya di Jakarta dilansir dari Suara.com.

baca juga: MA Disorot Soal 'Diskon' Hukuman Koruptor, Ini Kata DPR

Dia menjelaskan pada waktu yang sama, Firli juga menjadi bawahan dari Kapolri dan mengabdi untuk institusi kepolisian. "Kedua, rawan terjadi konflik kepentingan. Misalnya, bagaimana publik akan yakin bahwa yang bersangkutan akan objektif ketika menangani perkara korupsi yang menyentuh oknum di kepolisian?" kata Kurnia.

Selain itu, kata dia, Firli juga tidak memahami bahwa Gedung KPK itu untuk menjalani aktivitas yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi , bukan justru untuk merayakan hari lahir institusi tertentu.

baca juga: Jaksa Pinangki Tulis Surat Permintaan Maaf, Ini Isinya

Sebelumnya, Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan Firli dan pejabat struktural KPK yang berasal dari institusi Polri mengikuti upacara peringatan Hari Bhayangkara tersebut.

"Benar, dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2020, Ketua KPK dan pejabat struktural yang berasal dari institusi Polri mengikuti upacara secara virtual dari Gedung KPK ," kata Ali dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

baca juga: Asik Nongkrong di Warung, Pelaku Narkoba Diciduk Polisi di Solok

Sementara itu, Firli dalam memperingati Hari Bhayangkara mengatakan bahwa peran serta dan sinergitas dari Polri sangat dibutuhkan KPK dalam pemberantasan korupsi .

Ia menyebut KPK tidak dapat berdiri sendiri dalam menjalankan fungsi, tugas, dan kewajibnya sebagai garda depan pemberantasan korupsi di Indonesia.

baca juga: Coret Musala dan Robek Alquran, Hari Ini Satrio Diperiksa Psikolog

Editor: Ramadhani