Harga Bawang Merah di Bukittinggi Capai Rp 50 Ribu Per Kilo

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)
BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF --Harga bawang merah lokal terpantau tinggi di sejumlah pasar tradisional di Bukittinggi . Pantauan KLIKPOSITIF di Pasar Bawah, harga bawang merah mencapai angka 50 ribu rupiah perkilogram di tingkat eceran.

Salah seorang pedagang Syahrul mengatakan, kenaikan harga bawang merah sudah terjadi sejak Ramadan dan tetap tinggi hingga sekarang.

"Sebelumnya sekitar 30 ribuan, lalu saat Puasa naik-turun 45-50 ribuan. Namun saat ini stabil saja di kisaran 50 ribuan. Jadi sedikit saja saya berani stok,"ucapnya, Senin 8 Juni 2020.

baca juga: Audy Optimis, 2022 Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Capai 5 Persen

Syahrul tak mengetahui secara pasti kenapa bawang merah ini harganya melonjak, sebab harga tinggi ini sudah didapatnya dari grosir.

"Namun infonya, ada kelangkaan stok akibat gagal panen. Harganya kontras dengan bawang Pakistan yang hanya 20 ribu perkilogramnya,"kata Syahrul.

baca juga: Harga Emas Batangan Naik Tipis, Rp 939 Ribu Per Gram

Ia mengatakan, bawang merah lokal kebanyakan dipasok dari Alahan Panjang maupun wilayah lainnya di Sumbar.

Sebelumnya, saat awal kasus COVID-19 merebak di Tiongkok, yang melonjak adalah harga bawang putih yang mencapai 60 ribuan perkilogramnya, sekarang harga bawang putih hanya 30 ribu perkilogramnya.

baca juga: Pasokan Kian Ketat, Harga Minyak Dunia Melonjak

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Ramadhani

Komentar

Berita Lainnya

Video Terbaru