Benarkah Nikotin Bisa Tangkal Virus Corona, Peneliti Ungkap Fakta Ini

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Sebuah tim peneliti dari Unit Evaluasi Kebijakan Kesehatan Masyarakat Imperial College London memperingatkan dampak buruk rokok pada pasien virus corona atau Covid-19.

Mereka masih meragukan klaim pencegahan nikotin setelah sebuah penelitian Perancis menyarankan itu dapat melindungi orang dari virus Corona Covid-19.

baca juga: KPU Padang Catat Sudah 469 KPPS Reaktif Covid-19, Bagaimana Persiapan Pencoblosan?

Studi Perancis mengambil sampel 343 pasien rawat inap dengan gejala parah dan 139 yang dikirim pulang dengan gejala ringan dari Rumah Sakit Piti-Salptrire di Paris.

Para peneliti menemukan hanya lima persen pasien dari kelompok sampel adalah perokok, dibandingkan dengan rata-rata nasional 25,4 persen.

baca juga: Hasil Rapid Tes di Puskesmas Andalas, Seratusan KPPS Reaktif Covid-19

Dikombinasikan dengan temuan serupa di rumah sakit umum Paris, penelitian menyimpulkan perokok aktif dilindungi dari virus corona dan bahwa nikotin mungkin memainkan peran kunci. Demikian seperti dilansir Taiwan News.

Para peneliti Perancis berhipotesis bahwa nikotin dikombinasikan dengan reseptor asetilkolin nikotinat (nAChRs) diekspresikan dalam neuron, sel imun, paru-paru, dan pembuluh darah, yang membantu menghalangi virus corona masuk ke dalam tubuh.

baca juga: Bayi Ini Lahir dengan Antibodi Covid-19

Namun, menurut tim Imperial College London, ada beberapa bias dalam penelitian observasional Perancis. Mereka juga mencatat bahwa penelitian ini belum dilakukan peer review.

Para peneliti Inggris menunjukkan beberapa penelitian yang menunjukkan segala bentuk tembakau dapat melemahkan paru-paru dan benar-benar memperburuk infeksi COVID-19, yang menyebabkan lebih banyak kematian.

baca juga: Kemendikbud: Orang Tua Berhak Tolak Anaknya Belajar Tatap Muka, Tapi....

Mereka menyarankan negara-negara yang berharap untuk meratakan kurva infeksi harus menerapkan kebijakan pengendalian tembakau daripada mempromosikan penggunaan nikotin.

Editor: Eko Fajri