Bantu Ekonomi Umat, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan 95 Unit Etalase Kepada Mustahik

Warung Ibu di Koto Lalang
Warung Ibu di Koto Lalang (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Yeni Roza, pemilik Warung Ibu di RT 01/RW 08, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, mengaku bersykur bisa mendapatkan bantuan etalese dari Unit Pengumpul Zakat ( UPZ ) Baznas Semen Padang.

Bahkan dengan bantuan etalase tersebut, usaha wanita berusia 39 tahun berupa sosis, naget, dan Pop Es itu pun berkembang. Bahkan dalam sehari, pendapatan janda tiga anak itu mencapai Rp300 ribu.

baca juga: Berkat UPZ Baznas Semen Padang, Pondok Pesantren Darul Ulum Sikakap Sukses Kembangkan Usaha Penggemukan Sapi

"Alhamdulillah, bantuan etalese dari UPZ Semen Padang ini mempengaruhi pendapatan saya. Biasanya Rp150 ribu, sekarang bisa mencapai Rp300 ribu," kata Yeni Roza saat ditemui KLIKPOSITIF .com di rumahnya beberapa waktu lalu.

Disebutkannya, etalase dari UPZ Baznas Semen Padang yang diterima pada medio Desember 2019 lalu itu memberikan dampak positif terhadap usahnya, karena etalese tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk jualan lontong.

"Biasanya jualan saya itu hanya sosis, naget, dan Pop Es. Tapi sejak etalase ini ada, saya bisa jualan lontong malam. Bantuan etalase ini sangat bermanfaat sekali bagi saya, terimaka sih UPZ Baznas Semen Padang," ujarnya.

baca juga: Dibantu UPZ Semen Padang, Usaha Bed Cover Ref Irmawati Raup Omzet Rp140 Juta/Bulan

Kini, lanjut janda tiga anak itu, sejak mendapatkan bantuan etalase dari UPZ Baznas Semen Padang, kebutuhan ekonomi keluarganya sudah mulai membaik. Bahkan, ia pun sudah bisa menabung sebagian pendapatannya untuk kebutuhan sekolah anaknya.

"Sekarang sebagian pendapatan saya sudah bisa ditabung untuk persiapan anak sekolah. Kalau dulu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja susah, apalagi untuk ditabung," bebernya.

Hal yang sama juga disampaikan warga Koto Lalang lainnya yang juga mendapatkan bantuan etalase dari UPZ Baznas Semen Padang bernama Hendra Yeni (40). Kata dia, bantuan etalase ini dapat membantu pendapatan ekonomi keluarga.

"Sebagai ibu rumah tangga dan suami hanya tukang ojek, tentu pendapatan ekonomi keluarga hanya pas-pasan. Alhamdulillah dengan adanyan bantuan etalase ini, saya bisa jualan dan hasilnya dapat membantu suami meringankan beban keluarga," ungkapnya.

Ibu enam orang anak ini juga mengapresiasi UPZ Baznas Semen Padang. Kata dia, keberadaan UPZ Baznas Semen Padang ini begitu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Padang, khususnya Lubuk Kilangan yang merupakan bagian dari Ring 1 perusahaan PT Semen Padang.

" UPZ Baznas Semen Padang ini hadir menjawab kebutuhan masyarakat ekonomi lemah, karena program-program bantuannya bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan selain etalase, juga ada bantuan biaya masuk sekolah bagi anak kurang mampu, dan anak saya juga pernah mendapatklan bantuan tersebut," ujarnya.

Ketua Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif mengatakan bahwa penerima bantuan etalase itu merupakan bagian dari ashnaf nan delapan yang terdiri dari fakir, miskin, amil, muallaf, pemerdekaan, berhutang, fisabilillah dan ibnu amil.

"Jadi, kami di UPZ memberikan bantuan etalase tersebut, karena mereka bagian dari
ashnaf nan delapan
. Bantuan yang kami berikan disalurkan melalui program ekonomi. Mudah-mudahan, bantuan tersebut bermanfaat bagi mereka dalam meningkatkan ekonopmi keluarga," kata Arif, Senin, 20 April 2020.

Selain etalase, penerima bantuan etalase tersebut juga diberikan bantuan biaya operasional usaha yang nilanya bervariatif, yaitu dari Rp3 juta sampai Rp5 juta, tergantung usahanya. "Biaya operasional usaha ini digunaka untuk kebutuhan jualan, seperti membeli kompor gas dan kebutuhan lain untuk dijual," ujarnya.

Arif juga membeberkan jumlah bantuan etalase yang diserahkan kepada para mustahik (penerima zakat). Kata dia, sejak 2019- sampai April 2020, pihaknya sudah menyerahkan bantuan etalase sebanyak 95 unit. Rinciannya, di tahun 2019 sebanyak 61 unit dan 2020 sebanyak 34 unit.

"Jumlah ini akan terus bertambah, karena program bantuan tersebut masih terus berjalan," pungkas Arif.(*)

Editor: Riki