Tindaklanjuti Instruksi Bupati Pessel, 10 Ribu Masker Disediakan untuk Masyarakat

Sebelumnya kelangkaan masker terjadi di sejumlah apotek di Pessel
Sebelumnya kelangkaan masker terjadi di sejumlah apotek di Pessel (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat berencana bakal menyediakan sebanyak 10 ribu masker untuk masyarakat dalam menindaklanjuti instruksi bupati terkait kewajiban memakai masker.

Kepala Bagian (Kabag) Humas, Rinaldi Dasar mengungkapkan, pangadaan 10 ribu masker itu akan menggunakan anggaran Dinas Kesehatan, dengan menunjuk sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Dinas Koperindag.

baca juga: Seorang Pegawai BUMN asal Lima Puluh Kota Positif COVID-19

"Besaran anggaran dan UMKM mana yang akan ditunjuk, sampai saat ini belum pasti. Detailnya nanti akan dibicarakan lebih lanjut," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pessel ini, di Painan, Jumat 10 April 2020.

Sejauh itu, pihaknya juga belum memastikan pola distribusi 10 ribu masker yang bakal dibuat. Melihat kebutuhan jumlah jauh tidak mencukupi, karena jumlah penduduk di daerah berdasarkan catatan terakhir lebih kurang mencapai 460 ribu jiwa.

baca juga: Kabar Baik. Vaksin Moderna Disebut Aman dan Mampu Menginduksi Kekebalan

"Selain dari anggaran Dinas Kesehatan, pemerintah kabupaten juga meminta pemerintah nagari melalui dana desa, sesuai dengan kebutuhan di nagari masing-masing," terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Pesisir Selatan menginstruksikan pada seluruh masyarakat untuk wajib menggunakan masker, guna antisipasi penyebaran virus corona .

baca juga: Ahli Ungkap Setengah dari Jumlah Kasus Covid-19 Ditularkan Orang Tanpa Gejala

Instruksi itu sesuai dengan Surat Bupati nomor: 100/08/GTC-IV/2020 tanggal 6 April 2020. Selain masker, dalam surat itu bupati juga mewajibkan bagi para perantau yang pulang kampung.

Kewajiban penggunaan masker tersebut berlaku bagi masyarakat yang ingin melakukan aktivitas atau berada di luar rumah untuk kepentingan yang mendesak. Seperti membeli makanan dan bahan pangan.

baca juga: Pilkada Pessel, Tim Rusma Yul Anwar Bantah Minta Miliaran Rupiah Pada Calon Pendamping

Kemudian berobat dan membeli obat atau untuk keperluan yang sangat penting. Bagi pendatang yang berkeinginan untuk menetap sementara di Pessel , agar dapat melaporkan diri pada wali nagari dan Puskesmas terdekat.

Selanjutnya, melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Kemudian, bupati juga meminta camat, wali nagari dan kepala kampung agar terus mensosialisasikan bahaya covid-19 dan manfaat memakai masker ketika beraktifitas di luar rumah.

"Tujuan melapor itu untuk memutus mata rantai penyebaran corona di Pessel . Sebab, kini banyak para perantau yang pulang dari rantau. Beberapa diantaranya ada yang dari zona merah," tutupnya

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Rezka Delpiera