Dokter Paru RSUD Pasbar Sebut Bilik Disinfektan Tidak Efektif, Kenapa?

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Bilik disinfektan yang bertujuan untuk membunuh Corona Virus Disease ( COVID-19 ) ternyata tidak efektif. Bahkan dapat berakibat iritasi terutama pada mukosa.

Hal itu dikatakan oleh dokter paru dari RSUD Jambak Pasaman Barat dr Dian citra, SpP.

baca juga: Peneliti Italia Ungkap 80 Persen Pasien Covid-19 Usia 20 Tahun ke Bawah Tak Tunjukkan Gejala

Ia menyebut keberadaan bilik disinfektan tidak efektif dan pemakaian disinfektan hanya untuk benda mati saja.

"Tidak efektif untuk manusia," tegasnya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Selasa (31/3/2020).

baca juga: Pulang dari Palembang, Warga Solok Positif Covid-19

Ia menjelaskan, kalau di gunakan pada manusia bisa menyebabkan iritasi terutama pada mukosa, baik mukosa mata dan mulut. Sedangkan pada kulit, dapat menyebabkan alergi pada sebagian orang.

Lanjutnya, cara paling efektif untuk menangkal virus corona COVID-19 sejauh ini adalah dengan saling menjaga jarak atau physical distancing dan sering-sering cuci tangan pakai sabun.

baca juga: Tetap Pakai Protokol COVID-19, Ini Lokasi Salat Idul Adha di Kota Padang

"Sebaiknya cuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir," jelasnya.

Sedangkan terhadap orang terkena disinfektan, bisa mengakibatkan batuk jika itu mengiritasi. Bilik ini tidak efektif untuk membunuh virus yang ada di tubuh, apalagi di paru-paru.

baca juga: Delapan Kejorongan di Pasbar Terklasifikasi Daerah Tertinggal

"Bahan kimia bisa mengiritasi kulit jadi kemerahan, gatal dan mungkin terkelupas, sedangkan ke paru-paru bisa juga mengakibatkan batuk dan sesak," imbuhnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri