Bagikan Masker di Pasar Banto, Pemko Bukittinggi Panen Kritik

Wako Bagikan Masker di Pasar Banto
Wako Bagikan Masker di Pasar Banto (Humas Pemko)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -Pemerintah Kota Bukittinggi melakukan aksi bagi masker di Pasar Banto, Minggu pagi 29 Maret 2020.

Aksi ini sudah pasti ditujukan untuk meredam penyebaran COVID-19, sayangnya pembagian masker ini malah ditentang netizen dengan menganggap tak safety maupun tidak terukur.

baca juga: Ada 36 Penambahan Positif COVID-19 di Sumbar per 10 Agustus

Pantauan KLIKPOSITIF di akun Instagram @kaba.bukittinggi yang memposting kegiatan itu, tampak di kolom komentar kekecewaan netizen terkait pembagian masker jenis medis tersebut.

Akun @viviet_tamala menulis "Masker medis dibagikan gratis, kami para medis SusH mendapatkan masker. bagi masyarakat yang tak kontak langsung dg pasien tdk mslh pakai masker kain, utamakanlah kami para nakes yg berhadapan langsung dg para pasien..,".

baca juga: Fakultas Pariwisata UMSB Gelar TOT Pendampingan Desa Wisata

Senada, akun @yola_fadilla33 menulis "mendingan di sumbangin ke Rs-Rs di Bukittinggi aja, terutama RS Ahmad Mochtar..lebih membutuhkan,".

Sementara, akun @mamayha_ mengungkap kekhawatirannya terhadap kebersihan masker, ia mempertanyakan kesterilan masker dengan menulis "Macik Masker tanpa saruang tangan..masker pun tanpa plastik/steril...jadi ngeri kami," ucapnya sambil menambah emotion tanda menangis.

baca juga: Anggota DPR Beri Catatan Soal Pemulihan Ekonomi COVID-19 dalam Omnibus Law

Ada 50 an komentar di akun berpengikut 71,4 ribu itu, rata-rata tak senang dengan aksi ini dan menganggap tak tepat sasaran masker medis dibagikan kepada warga.

Kendati demikian, masih ada netizen yang mendukung dengan meminta Pemko Bukittinggi membagikan ke lokasi lain.

baca juga: Ini Hasil Swab 111 Orang Warga Pasbar yang Kontak dengan Pasien Positif COVID-19, 220 Lagi Masih Ditunggu

"Di aua bagikan pak,"pinta akun @aan_kurniawa03.

KLIKPOSITIF mencoba klarifikasi terkait cuitan netizen di IG kaba.bukittinggi kepada Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi Yandra Feri via aplikasi pesan instan, sayang belum ada balasan.

Hingga pukul 20.29 WIB ini, postingan video itu sudah dilihat sebanyak 14.178 kali dan dilike 1.173 sejak diposting pada pukul 08.30 WIB, Minggu 29 Maret 2020.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Rezka Delpiera