Jumlah ODP Turun Drastis, Ini Penjelasan Satgas Penanganan Virus Corona Sumbar

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sumbar Erman Rahman
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sumbar Erman Rahman (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Banyak yang terkejut karena hari ini jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) di situs coronasumbar turun drastis. Dari angka 1.503 turun menjadi 102 orang.

Ketua Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Virus Corona Sumbar, Erman Rahman mengakui ada penurunan yang sangat signifikan ODP di Sumbar.

baca juga: Anggota DPR-RI Puji Cara Sumbar Tangani COVID-19

"Iya ada penurunan, karena data kita perbaharui," ujarnya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Jumat 20 Maret 2020.

Dijelaskannya, penurunan tersebut mengikuti aturan dari Kementerian Kesehatan soal defenisi ODP . Sebelumnya ODP diartikan semua orang yang turun pesawat dari daerah atau negara penyebaran corona. Pada peraturan baru diganti dengan orang khawatir bermasalah atau mereka yang suhu tubuh diatas normal.

baca juga: Pemerintah Kota Bukittinggi Masih Izinkan Warga Gelar Resepsi Pernikahan

"Awalnya semua yang turun pesawat ODP , tentu banyak. Namun setelah ada aturan baru kita kurangi jumlahnya," jelas Erman Rahman.

Kemudian, ODP ini akan dipantau selama 14 hari, jika tidak menunjukkan ada gejala atau tidak masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maka mereka akan dihapus dari data.

baca juga: Hadir di Acara Bawaslu, dr Vera: Jika Ada yang Batuk di Ruangan Ini, Saya yang Pertama Keluar

Hal serupa juga pernah disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Data ribuan tersebut katanya merupakan data dari awal secara keseluruhan dan akan diperbaharui.

Pantauan KLIKPOSITIF di situs Coronasumbar, terjadi kenaikan pada PDP dari sebelumnya berjumlah 17 orang, hari ini menjadi 23 orang. Sudah diperiksa 23 orang, 6 negatif dan 17 orang dalam pemeriksaan. (*)

baca juga: Dinkes Bukittinggi: Saat Ini Kasus COVID-19 Cenderung Menurun

Editor: Joni Abdul Kasir