Pemko Payakumbuh Siapkan E-Learning Andai Nanti Sekolah Diliburkan

Sekdako Payakumbuh, Rida Ananda.
Sekdako Payakumbuh, Rida Ananda. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Meski keputusan untuk meliburkan sekolah terkait wabah virus corona belum dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, Pemko Payakumbuh tetap melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi andai nantinya kegiatan belajar harus dilaksanakan dari rumah.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan, pihaknya tengah membicarakan dan mempersiapkan metode e-learning bersama dengan OPD terkait.

baca juga: Sempat Dititipkan di Sel Polres, Puluhan Tahanan Hakim Dimasukkan ke Lapas Kelas II B Payakumbuh

"Kita harus matangkan dulu semuanya, dan nanti juga akan kita siapkan edaran dari Wali Kota terkait penggantian metode belajar dari tatap muka ke e-learning," kata dia.

Hal ini, kata Rida, agar ketika ada keputusan untuk meliburkan sekolah dari Pemprov Sumbar seluruh siswa di Payakumbuh masih dapat terus belajar.

baca juga: Kabar Baik. Vaksin Moderna Disebut Aman dan Mampu Menginduksi Kekebalan

"Jadi memang harapan kita itu agar ketika libur itu anak-anak tetap dapat belajar. Sehingga anak-anak kita tidak tiduran saja atau pergi bermain," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion mengatakan pihaknya juga telah mengimbau setiap sekolah lebih memperhatikan kebersihan sarana dan prasarana yang ada di sekolah masing-masing.

baca juga: Ahli Ungkap Setengah dari Jumlah Kasus Covid-19 Ditularkan Orang Tanpa Gejala

"Terutama WC siswa, kantin, sarana cuci tangan dan jajanan yang memenuhi kriteria kesehatan," ujarnya.

Setelah itu, pihak sekolah juga diminta untuk memantau kesehatan anak dan melaporkan ke Puskesmas terdekat kalau ada anak yang mengalami masalah gangguan kesehatan.

baca juga: Ada 2 Penambahan Positif COVID-19 di Sumbar, Jubir: Dari Limapuluh Kota dan Padang

"Selama metode tatap muka masih dilakukan, guru di sekolah harus memantau kesehatan anak. Terakhir, untuk saat ini bersalaman tidak perlu dilakukan berjabat tangan," terang Agustion. (*)

Editor: Taufik Hidayat