Dikira Ular Berbisa, Penghuni Rumah di Bukittinggi Ini Minta Bantuan Pencinta Reptil

Ular Pucuk Nangkring di Gantungan
Ular Pucuk Nangkring di Gantungan (B-Reptanic)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF --Seekor ular pucuk dilaporkan masuk pemukiman di Tabek Gadang, Kelurahan Aua Kuniang, Kecamatan Aua Birugo Tigo Baleh, Sabtu sore, 22 Februari 2020.

Petugas Rescue dari Bukittinggi Reptil Animal Community (B-Reptanic) Syawaldi menyebut, ular itu masuk ke rumah salah satu warga lewat ventilasi udara.

baca juga: Erman Safar - Marfendi Sementara Unggul dalam Poling Pilkada Versi Medsos Kaba Bukittinggi

Akibatnya, pemilik rumah berhamburan ke luar dan tak berani masuk rumah.

Ular berwarna hijau itu, disangka pemilik rumah sebagai ular berbisa, sehingga ia ketakutan dan menghubungi B-Reptanic untuk minta tolong evakuasi.

baca juga: Benarkah Pasien COVID-19 yang Meninggal Menular? Ini Jawaban dr Deddy Herman

"Saat kami rescue, ular tengah nangkring di dapur, di gantungan dekat pintu. Ini jenis ular tidak mematikan kok,"jelasnya.

Saat dievakuasi, ular sepanjang 1,5 meter dengan ukuran sejempol itu, sempat melawan namun berhasil ditangani kendati sempat menggigit.

baca juga: Hindari Spekulasi Publik Terkait Kakek di Bukittinggi Pingsan di Jalan, Ini Penjelasan Pihak RSAM

"Kita karantina sebentar, jika dirasa tak ada luka di tubuh ular, akan kita rilis lagi ke alam,"sebutnya.

Syawaldi menduga, ular masuk ke pemukiman karena di belakang rumah tersebut sedang dibuka lahan dengan cara menebangi bambu yang menjadi habitat ular tersebut.

baca juga: Seorang Kakek Pingsan di Jalan, Petugas di Bukittinggi Pakai APD Evakuasi ke Rumah Sakit

Ia meminta warga Bukittinggi untuk tetap tenang jika menemukan ular, dan segera hubungi 082386222234 agar segera dievakuasi.

Jangan takut, B-Reptanic tak memungut biaya apapun dalam evakuasi sebab murni penyelamatan ular.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri