Kulit Gatal dan Menguning? Waspada

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Kanker hati adalah jenis kanker yang jarang tetapi serius yang cenderung diangkat pada stadium lanjut. Semakin dini kanker hati didiagnosis, kemungkinan pengobatan akan semakin efektif sehingga penting untuk mengetahui tanda-tanda peringatan.

Sayangnya, gejala kanker hati sering tidak jelas dan tidak muncul sampai kanker tersebut berada pada stadium lanjut.

baca juga: Terkait Vaksin Corona, dr Berlian Idris: Tolong Jangan Main-main dengan Nyawa Manusia

Dilansir dari Express, satu tanda peringatan kanker hati yang harus diperhatikan adalah kulit, Anda perlu waspada jika mengalami kulit gatal.

Gejala ini sering merupakan akibat tidak langsung dari penyakit kuning, gejala umum lain yang terkait dengan kanker hati.

baca juga: Akhir Tahun Ini, 3 Juta Vaksin Corona dari China Masuk ke Indonesia

Seperti yang dijelaskan oleh Cancer Research UK, penyakit kuning adalah penumpukan empedu dalam aliran darah dan jaringan tubuh.

"Penumpukan terjadi ketika ada penyumbatan di sistem empedu. Empedu mengandung pigmen kuning yang membuat kulit Anda dan putih mata Anda menjadi kuning. Itu juga membuat Anda gatal," kata badan amal itu.

baca juga: Harus Tahu, Ilmuwan Temukan Organ Baru di Tubuh Manusia

Selain kulit gatal, berikut dejala umum lainnya dari kanker hati, yakni:

Penurunan berat badan yang tidak disengaja

baca juga: Vaksin Covid-19 Memang Bisnis Besar, Fadli Zon: Hati-hati

Kehilangan selera makan

Merasa sangat kenyang setelah makan, meski makannya kecil

Merasa dan sakit

Nyeri atau bengkak di perut Anda (perut)

Penyakit kuning (kulit Anda menguning dan bagian putih mata Anda)

Kulit yang gatal

Merasa sangat lelah dan lemah

Selain itu, perawatan untuk kanker hati tergantung pada tahap kondisi ini. Jika didiagnosis lebih awal, adalah mungkin untuk menghilangkan kanker sepenuhnya.

Menurut NHS, pilihan pengobatan pada tahap awal kanker hati meliputi:

Reseksi bedah - operasi untuk mengangkat bagian hati

Transplantasi hati - di mana hati diganti dengan hati donor

Microwave atau ablasi frekuensi radio - di mana gelombang mikro atau gelombang radio digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker.

"Namun, hanya sebagian kecil kanker hati yang didiagnosis pada tahap di mana perawatan ini cocok," catat NHS.

Dalam keadaan ini, perawatan seperti kemoterapi digunakan untuk memperlambat penyebaran kanker dan meringankan gejala seperti rasa sakit dan ketidaknyamanan, tambahnya. (*)

Editor: Eko Fajri