Berdayakan Petani, Kota Solok Terus Kembangkan Sistem Mina Padi

Wawako Solok Reinier saat mengunjungi Budidaya ikan sistem mina padi di Kelompok Tani Bara Api, Simpang Rumbio
Wawako Solok Reinier saat mengunjungi Budidaya ikan sistem mina padi di Kelompok Tani Bara Api, Simpang Rumbio (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Usaha perikanan masih sangat terbuka di kota Solok . Budi daya dan pembesaran ikan jenis air tawar bisa dilakukan dengan sistem kolam alami dan buatan maupun dengan sistem mina padi.

Menurut Wakil Wali Kota (Wawako) Solok , Reinier, kota Solok memiliki sumber daya yang cukup untuk menjadi sentra produksi ikan. Ditambah lagi dengan adanya lahan sawah Solok , menjadi potensi besar.

baca juga: Sayembara Desain Penataan Pasar Raya Solok Masuk Tahap Presentasi

"Selain bisa menjadi areal produksi padi, lahan sawah Solok juga memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan dari sektor perikanan. Dan itu sudah mulai dikembangkan di kota Solok ," sebut Reinier, Rabu (30/1/2020).

Selain itu, ulasnya, pengembangan sistem mina padi di kota Solok semakin memungkinkan seiring dengan gencarnya perbaikan saluran irigasi pertanian di kota Solok . Bisa dikatakan, Pertanian padi sawah tidak pernah terkendala soal pengairan.

baca juga: Bidang Damkar Kota Solok Naik Status Jadi Dinas

"Dengan sistim Mina padi, Sawah-sawah yang biasanya hanya dimanfaatkan untuk areal pertanian padi juga bisa memberikan hasil sampingan bagi petani, dan akan terus dikembangkan," sebut Reinier.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian kota Solok , Ikhvan Marosa menjelaskan, usaha tani mina padi memiliki banyak keuntungan, secara tidak langsung, penerapan mina padi petani telah melakukan pengendalian hama yang berpotensi merusak padi secara terpadu.

baca juga: Wako Solok : Pendidikan Politik Penting Bagi Perempuan

Sistem mina padi juga meningkatkan efisiensi pemakaian pupuk dan air. Kotoran dari Ikan yang dipelihara dan sisa pakan yang tidak termakan secara tidak langsung memberikan pupuk alami bagi tanaman padi.

Dikatakannya, dengan semakin ramainya usaha mina padi di kota Solok juga akan mampu menggerakkan usaha lainnya. Usaha pembibitan ikan dan pengolahan ikan. Kebutuhan ikan kota mayoritas masih dipasok dari luar daerah.

baca juga: Penghafal Al-Qur'an Kota Solok Ikuti Upgrade Wisuda Hafiz 2021

"Kebutuhan ikan kota Solok masih banyak yang dipasok dari daerah luar, baik bibit maupun ikan untuk olahan. Ini peluang besar yang bisa dimanfaatkan oleh para petani kita dengan memaksimalkan sistem mina padi," sebutnya.

Untuk tahun 2020, pihak Dinas Pertanian kota Solok menargetkan penambahan 2 hektar areal sawah untuk sistem mina padi. Namun, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap kelompok penerima bantuan.

"Kita masih mendata kelompok tani yang siap untuk diberikan bantuan dan pembinaan terkait sistem mina padi, target kita tahun ini 2 hektar," tutupnya.

[Syafriadi]

Editor: Khadijah