Cara Tidur yang Tepat Bisa Turunkan Berat Badan

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa tidur malam bisa membantu menurunkan berat badan. Penelitian dari National Sleep Foundation menunjukkan bahwa gaya hidup modern dan paparan cahaya malam hari bisa mengacaukan ritme sirkadian alami tuhuh. Ritme sirkadian alami tubuh yang kacau bisa mendorong untuk menahan lemak, sehingga Anda akan sulit menurunkan berat badan atau menjadi lebih gemuk.

Tidur bisa membantu orang untuk menurunkan berat badan karena tubuh akan membakar kalori lebih banyak daripada saat terbangun. Tetapi, pembakaran kalori malam hari ini tergantung pada Rapid Eye Movement (REM) alias gerakan mata cepat.

baca juga: Seperti Rokok, Ternyata 4 Sayuran yang Sering Dikonsumsi Ini Juga Mengandung Nikotin

Dalam hal ini, REM dan otak seseorang akan aktif menjalankan fungsinya saat tidur malam. Adapun yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan saat tidur, antara lain:

Tidur dalam suhu dingin

baca juga: Studi: CBD Bisa Bantu Kurangi Kerusakan Paru-paru Akibat Virus Corona

Tidur dalam suhu dingin membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dan berat badan semalaman. Menurut sebuah penelitian, orang yang tidur dalam suhu kamar dingin bisa membakar kalori tubuh sebesar 42 persen.

Selain itu, kemampuan mereka untuk memetabolisme lemak melonjak hingga 10 persen. Bahkan sensitivitas insulin mereka juga meningkat yang bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2.

baca juga: Cegah Penularan Covid-19 Pada Nakes, Ruang ICU Tak Usah Pakai AC

Kurangi makan malam

Jika Anda makan lebih banyak di malam hari, tubuh akan bekerja untuk memetabolisme, bukan mendetoksifikasi.

baca juga: Kisah Azwardi Merawat Tiga Anaknya yang Mengalami Karapuhan Tulang Semenjak Bayi

Hal ini bisa meningkatkan berat badan Anda jika mengonsumsi karbohidrat. Karena konsumsi karbohidrat dapat meningkatkan gula darah. Lalu insulin akan mengambilnya sebagai energi tubuh, jika tidak maka kalori akan disimpan dan menjadi lemak.

Matikan perangkat elektronik

Penelitian oleh Harvard University menemukan bahwa cahaya elektronik dapat mencegah produksi melatonin dalam tubuh.

Selain itu, kebiasaan ini juga berdampak pada kadar adiponektin yang lebih rendah, protein yang mengatur kadar glukosa dan pemecahan asam lemak dalam tubuh.

Jangan olahraga sebelum tidur

Olahraga malam hari bisa membuat Anda kesulitan tidur nyenyak di malam hari. Karena itu, lebih baik olahraga di pagi hari agar tubuh lebih berenergi.

Editor: Ramadhani