Berzakat, Infak dan Sedekah di Sumbar Bisa Non Tunai, Begini Caranya!

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) meluncurkan aplikasi berzakat, Infak dan sedekah serta donasi sosial lainnya secara non tunai.

Aplikasi itu diberi nama QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Diluncurkan di Masjid Raya Sumbar, Selasa, 14 Januari 2020.

baca juga: Anaknya Masuk Daftar Wisuda Daring Unand, Gubernur Sumbar Pindahkan Tali Toga di Rumah

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meresmikan penggunaan QRIS mengatakan, inovasi pembayaran transaksi non tunai dalam rangka menyongsong terwujudnya ekonomi digital.

Menurutnya, kehadiran QRIS akan praktis dan mempercepat pembayaran serta penerimaan donasi dari masyarakat.

baca juga: Selama Pandemi Covid-19, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 78 Mustahik

"Semoga QRIS lebih maju dan bisa mendorong efisiensi transaksi serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumbar," harapnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumbar, Wahyu Purnama mengungkapkan, bahwa QRIS yang mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung).

baca juga: Tanggap Darurat Berakhir, Bebas Keluar Masuk Sumbar

Tujuannya untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju.

"Caranya sangat mudah, masyarakat cukup memilih dan membuka aplikasi pembayaran yang diinginkan pada smartphone masing-masing, kemudian scan sticker QRIS dan periksa nama merchantnya," kata Wahyu menjelaskan.

baca juga: Tinjau Aktivitas Pengunjung, Irwan Prayitno: Jam Gadang Mulai Normal

Kemudian, isi nominal dan bayar (masukkan pasword). Terakhir, tunggu sampai muncul notifikasi "sukses" atau "berhasil".

Wahyu berharap Masjid Raya Sumbar dapat menjadi percontohan bagi lembaga lainnya untuk memanfaatkan QRIS sebagai kanal pembayaran nontunai untuk transaksi sosial, seperti zakat , infaq, sedekah serta donasi sosial lainnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir